09:00 . Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan   |   08:00 . Petani Kalitidu Menyemai Refugia   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   19:00 . Tahap I, Berkas Perkara Masih Dipelajari JPU   |   18:00 . Pemkab Siapkan Big Planning Peningkatan Penerimaan PAD   |   17:00 . Jamin Akses Pemasaran Produk UMKM di Bojonegoro   |   16:00 . Serapan Jagung Bulog Juga untuk Peternak   |   15:00 . Cempro Jawa Timur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin   |   14:00 . Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik   |   13:00 . Refugia, Si Cantik Pengendali OPT   |   12:00 . 22 Grup Ikuti SMA Muda Drumband Carnival   |   11:00 . Singgung Generasi Melenial, Siapkan Generasi Produktif   |   10:00 . Dinkes Sosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk 2 Minggu Sekali   |   09:00 . Sempat Grogi, Septian Telpon Orang Tua Sebelum Tanding   |   08:00 . Siswa SMAN 1 Sugihwaras ini Juara 2 Pencak Silat Asia Eropa   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 January 2019 08:00

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) optimis target produksi minyak sebesar 1 juta barel tercapai di 2022. Target ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Total kebutuhan atau konsumsi masyarakat mencapai 1,6 juta barel per tahun. Sedangkan produksi minyak pada tahun 2018 hanya 760 ribu barel. Jumlah produksi itu masih kurang separuh dari yang dibutuhkan. Dengan kondisi seperti itu mau tidak mau harus impor," tutur Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Ali menyatakan sejak tahun 2004 antara produksi dan konsumsi minyak terjadi jarak yang cukup besar dan akan menggerus anggaran jika terus menerus melakukan impor.

"Untuk itu negara melakukan upaya dengan keras untuk mengecilkan jarak antara produksi dan konsumsi itu. Dengan upaya tersebut diharapkan pada tahun 2022 produksi nasional mencapai 1 juta barel," jelas dia.

SKK Migas Jabanusa selama ini menyumbangkan sebanyak 30 persen kebutuhan minyak nasional. Sementara untuk oli, menjadi produsen terbesar secara nasional.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wisnu Prabawa Taher menambahkan, untuk mencapai target 1 juta produksi, pihaknya tengah melakukan eksplorasi dan eksploitasi khususnya di daerah Jatim seperti di Sidoarjo, Jombang, Gresik dan Sumenep.

"Pengembangan di Lapindo ada. Tahun 2018 dan 2019 bisa mengeksploitasi di Tanggulangin. Di daerah Gresik seperti Sidayu dan Tambak Boyo menjanjikan sumber yang akan meningkat pada tahap pengembangan," ucapnya.

Selain itu, ada pengembangan di daerah Sumenep, Tuban dan Jombang dan diharapkan menyumbang minyak yang cukup besar.

*Sumber: liputan6.com

Tag : migas, migas indonesia, minyak dan gas, skk migas, skk migas jabanusa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more