18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 20 February 2019 16:00

Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman

Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Antusiasme peserta bimbingan dan pelatihan peternak ayam yang dilakukan oleh 44S Poultry menarik para peternak yang ada di Bojonegoro dan sekitarnya. Dalam pelatihan itu, juga menjadi ajang berbagi pengalaman para peternak.

"Saat menjalani usaha ternak ayam, banyak kendala yang dihadapi. Di antaranya mulai pemilihan bibit hingga pakan ternak yang sesuai dengan takarannya," ucap Agus salah satu peternak ayam petelur dari Kecamatan Ngasem.

Dirinya menambahkan, usaha ternak ayam di Bojonegoro khususnya ayam petelur terbilang cukup sedikit. Sebab dalam merawat usaha itu, peternak harus pintar-pintar menjaga agar ayam-ayam itu bisa bertelur setiap harinya. "Kendalanya yakni cara meramu pakan ternak agar sesuai takaran yang dibutuhkam ayam petelur itu sendiri," keluh Pemuda yang mempunyai 450 ekor ayam petelur itu kepada blokBojonegoro.com.

Lain halnya dengan Anton, peternak ayam pedaging asal Kabupaten Tuban. Sejak tidak diperbolehkannya penggunaan Antibiotik Growth Promoter (AGP) terhadap ayam, membuat dirinya harus banyak belajar dengan peternak lain agar produktivitas daging ayamnya tetap berbobot.

"Dengan dilarangnya AGP itu bisa berdampak penurunan bobot ayam pedaging," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Terpisah, Komisaris 44S Poultry Bojonegoro, Santoso mengaku pelatihan ini untuk memberikan wawasan bagi para peternak ayam agar produktivitas hasil ternaknya meningkat meski penggunaan AGP itu sudah dilarang oleh pemerintah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi seluruh peternak ayam baik pedaging maupun petelur. Sekaligus untuk pemberdayaan masyarakat peternak ayam yang ada terlebih lagi, melalui peningkatan ketrampilan dan produktivitas usaha peternakan ayam itu sendiri.

Adapun pelatihan maupun bimbingan yang diberikan itu meliputi berbagai aspek manejemen pemeliharaan ayam, mulai dari perkandangan, pemberian pakan, pencegahan penyakit, penetasan, sampai dengan pengolahan produk daging ayam.[saf/ito]

Tag : peternak, telur, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat