20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |   15:00 . Diduga Lalai Saat Masak Air, Rumah di Baureno Terbakar   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Ziarah di Makam Leluhur   |   13:30 . Tarian Waranggono dan Tabur Bunga di Kayangan Api   |   13:00 . Proses Ritual Pengambilan Api Abadi Berjalan Khidmat dan Tetap Prokes   |   12:00 . Inilah Serangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro Ke-344   |   11:00 . Atap Gedung MWC NU Kepohbaru Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin   |   08:00 . Baru Pertama Ikuti Kejuaraan, Bojonegoro Hampir Juara   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   06:00 . Selamat Hari Jadi Bojonegoro Ke-344   |   20:00 . Stok Kebutuhan Darah UDD PMI Bojonegoro Menipis di Bawah Normal   |  
Wed, 20 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

blokbojonegoro.com | Saturday, 16 February 2019 17:00

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Musim Penghujan memang sering digunakan petani lain untuk menanam padi. Pasalnya air saat musim penghujan cukup lancar. Perawatanya pun tidak begitu susah.

Berbeda dengan petani di Kecamatan Sumberrejo bagian timur, Tepatnya Dusun Pacul, Desa Kayulemah. Petani di sana memilih untuk menanam melon.

Salah satu petani melon, Patemi mengaku memilih menanam melon karena masa panen nya yang cukup singkat, hanya 70 hari. Dan keuntungan yang lumayan.

Namun ada banyak kendala saat walikan (masa tanam ke dua) di musim seperti ini. Selain proses perawatannya yang cukup rumit, berbagai serangan penyakit yang menyerang daun melon pun cukup banyak.

"Penyakit yang sering menyerang daun melon ada banyak, termasuk trotol, lalat buah dan krapak," terang wanita 50 tahun itu.

Meski begitu, banyak petani di Desa Kayulemah Kecamatan Sumberrejo ini yang tetap memilih untuk menanam tanaman melon. Meskipun mencemaskan berbagai hama yang kadang muncul.

"Memang banyak penyakit yang menyerang daun dan menyebabkan gagal panen orang sini masih memilih untuk menanam melon, karena sudah terbiasa," beber Sardi petani asal Kayulemah kepada blokBojonegoro.com. [aim/ito]

Tag : petani, melon, kayulemah, sumberejo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat