09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Desa Sraturejo Sentra Produksi Ikan Pindang

blokbojonegoro.com | Tuesday, 26 February 2019 14:00

Desa Sraturejo Sentra Produksi Ikan Pindang

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Ada sekitar puluhan masyarakat di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno  menggeluti usaha produksi ikan pindang, bahkan dalam satu hari ada berkuintal-kuintal ikan pindang ludes terjual. Melihat hal tersebut Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) terus berupaya mendukung usaha yang di tekuni oleh masyarakat, pasalnya usaha tersebut mampu meningkatkan perekonomian.

"Ada sekitar 30 kepala keluarga di setiap dusun yang yang ada di Sraturejo," ungkap Nur Kholis salah satu perangkat desa.

Ia mengatakan, keberadaan produksi pindang tersebut sudah ada sejak tahun 1980 an usaha tersebut telah mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Setiap tiga bulan sekali pasti ada pelatihan dari dinas perikanan untuk di beri pengarahan untuk mengolah, memasarkan, dan meningkatkan produksi," paparnya, Selasa (26/2/2019).

Tak hanya meningkatkan perekonomian dari pemroduksi, usaha pindang tersebut ternyata juga banyak yang mengambil tenaga kerja dari masyarakat sekitar untuk membantu mengolah pindang.

"Tentunya hal tersebut juga menambah pendapatan, karena tenaga kerja tersebut cenderung mengambil IRT yang sebelumnya tidak meliki penghasilan sehari-hari," pungkasnya. [lin/lis]

Tag : masyarakat, ikan, irt


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat