08:00 . Memetan, Serunya Berebut Tangkap Ikan di Waduk Desa   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   20:00 . Bersama Kader Jumantik, Babinsa Gayam Cegah Demam Berdarah Dengue   |   19:00 . Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh   |   18:00 . Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Siapkan 1000 Tanki Air Bersih   |   17:00 . Disruduk Truk Molen, Pengendara Motor Meninggal di TKP   |   16:00 . Memetan, Warga Sonorejo Tumpah Ruah di Waduk   |   14:00 . PMI Bojonegoro Berikan Bantuan Sprayer dan Cairan Disinfektan untuk 9 Ponpes   |   13:00 . Disnakan Pastikan Hewan Kurban Tidak Bisa Tularkan Virus Corona   |   12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |   11:00 . Harga Sejumlah Komoditi Terpantau Masih Stabil   |   10:00 . Meski Masih Pandemi, MPLS Tetep Berjalan   |   09:00 . Percepat Pemerataan Pembangunan, Sentuh Wilayah Pinggiran   |   08:00 . PDKB, Polres dan PPA Kanor Gelar Bakti Sosial untuk Disabilitas   |   07:00 . 3 Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak yang Harus Dipenuhi   |  
Wed, 08 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 March 2019 14:00

Uri-Uri Budaya Tugas MCKN dan Baranusa

Uri-Uri Budaya Tugas MCKN dan Baranusa

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Belum banyaknya ragam budaya Bojonegoro yang dikenal oleh masyarakat, memang sangat disayangkan, pasalnya di Kabupaten Bojonegoro ini banyak budaya yang perlu dikenal oleh masyarakatnya.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Barisan Adat Kerajaan Nusantara (Baranusa) Bojonegoro, Imam Safii. Menurutnya Bojonegoro ini banyak budaya maupun prasasti peninggalan sejarah yang perlu digali sebagai wujud uri-uri budaya kepada para generasi muda.

"Selain itu, dengan uri-uri budaya, nantinya budaya tersebut bisa dilestarikan untuk budaya Bojonegoro sendiri," cakap Imam kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Imam sapaan akrabnya Organisasi ini ada, karena bentuk kecintaan kepada NKRI sekaligus untuk membantu masyarakat agar tetap menjaga adat, pelestari budaya dan jati diri bangsa yang saat ini mulai pudar.

Presedium Pusat MCKN Pangeran Nata Adi Guna Mas'ud Toyib mengungkapkan, banyak budaya maupun peninggalan sejarah di Bojonegoro. Untuk itu, peninggalan itu perlu dikenalkan masyarakat luas, terlebih Bojonegoro sebagai wilayah yang harus banyak digali kebudayaanya.

"Selain itu, di Jawa Timur juga banyak peninggalan sejarah maupun prasasti yang juga harus digali," tambahnya.

Dengan uri-uri budaya sejatinya ingin memulihkan jati diri bangsa, agar generasi penerus bangsa jangan sampai terpukau dengan budaya luar, namun lebih memilih budaya yang adiluhung, yakni peninggalan nenek moyang bangsa sendiri.[saf/ito]

Tag : Budaya, baranusa, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat