16:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Uri-Uri Budaya Tugas MCKN dan Baranusa

blokbojonegoro.com | Wednesday, 27 March 2019 14:00

Uri-Uri Budaya Tugas MCKN dan Baranusa

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Belum banyaknya ragam budaya Bojonegoro yang dikenal oleh masyarakat, memang sangat disayangkan, pasalnya di Kabupaten Bojonegoro ini banyak budaya yang perlu dikenal oleh masyarakatnya.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Barisan Adat Kerajaan Nusantara (Baranusa) Bojonegoro, Imam Safii. Menurutnya Bojonegoro ini banyak budaya maupun prasasti peninggalan sejarah yang perlu digali sebagai wujud uri-uri budaya kepada para generasi muda.

"Selain itu, dengan uri-uri budaya, nantinya budaya tersebut bisa dilestarikan untuk budaya Bojonegoro sendiri," cakap Imam kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Imam sapaan akrabnya Organisasi ini ada, karena bentuk kecintaan kepada NKRI sekaligus untuk membantu masyarakat agar tetap menjaga adat, pelestari budaya dan jati diri bangsa yang saat ini mulai pudar.

Presedium Pusat MCKN Pangeran Nata Adi Guna Mas'ud Toyib mengungkapkan, banyak budaya maupun peninggalan sejarah di Bojonegoro. Untuk itu, peninggalan itu perlu dikenalkan masyarakat luas, terlebih Bojonegoro sebagai wilayah yang harus banyak digali kebudayaanya.

"Selain itu, di Jawa Timur juga banyak peninggalan sejarah maupun prasasti yang juga harus digali," tambahnya.

Dengan uri-uri budaya sejatinya ingin memulihkan jati diri bangsa, agar generasi penerus bangsa jangan sampai terpukau dengan budaya luar, namun lebih memilih budaya yang adiluhung, yakni peninggalan nenek moyang bangsa sendiri.[saf/ito]

Tag : Budaya, baranusa, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat