17:00 . LDII Ingin Bersinergi Majukan Bojonegoro   |   16:30 . Tetap Patuh Prokes, PW Fatayat NU Jatim Visitasi ASIFA PC Fatayat Bojonegoro   |   16:00 . Pasca Viral, Sehari Soto Seribuan Laku Hingga Ratusan Porsi   |   15:00 . Selamat PWI Jatim Luluskan 17 Wartawan Berkompeten   |   14:00 . Antusias, 52 Grup Bersaing Jadi Pemenang   |   13:00 . Bojonegoro Green Taman Kota Indah dan Cantik   |   12:00 . Berkelok-kelok Jalan Mulus Pelosok Desa   |   11:00 . Satgas Covid-19 Ingatkan Pengalaman Libur Panjang untuk Dijadikan Pelajaran   |   10:30 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional Terus Meningkat Menjadi 437.456 Orang   |   09:00 . Apa Saja Kandungan Vaksin?   |   08:00 . Ilatifa Fahira Putri, Merintis Usaha Saat Sibuk Skripsi.   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   06:00 . Akhir Pekan, Hujan Ringan Akan Guyur Bojonegoro Siang Ini   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru di Bojonegoro Tambah 4 Orang   |  
Sat, 28 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 June 2019 11:00

Bagi Hanik, Belajar Sambil Mengamalkan Ilmu Itu Asyik

Bagi Hanik, Belajar Sambil Mengamalkan Ilmu Itu Asyik

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Mengajar Mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Annahdliyah Baiturrohman, Desa Wotan Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, merupakan rutinitas Hanik Atur Rofiqoh setiap pukul 14.00 Wib.

Perempuan kelahiran asli Bojonegoro itu mengajar mengaji di TPQ Baiturrohman sejak dirinya duduk di bangku kelas XII Madrasah Aliyah Islamiyah (MAI) Attanwir Talun.

Kegiatannya menjadi guru ngaji tersebut sempat berhenti, sebab ia sempat meninggalkan Bojonegoro selama 3 tahun lamanya untuk mencari ilmu dengan mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan Tuban.

Saat berbincang dengan blokBojonegoro.com, Hanik mengaku saat lulus dari Madrasah Aliyah sempat terbesit di fikiran untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi, namun sebab rasa sayang kedua orang tuanya, ia pun tidak diizinkan menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi yang jauh dari kota kelahiranya, Bojonegoro.

"Memang sempat ingin kuliah, tapi tidak boleh jauh dari orang tua, diizinkan kuliah di Bojonegoro tapi tidak ada jurusan yang pas, akhirnya pilih mondok," ungkapnya.

Setelah 3 tahun menjadi santri putri di pondok pesantren Langitan, akhirnya ia diwisuda dan kembali ke rumah, tak lama kemudian ia mendapat amanah untuk mengajar mengaji kembali di TPQ Baiturrohman.

"Alhamdulillah setelah menuntut ilmu selama 3 tahun di luar Bojonegoro masih diberi kepercayaan," ucapnya.

Menurutnya, menjadi guru ngaji memang hal yang asyik, pasalnya setiap hari ia selalu terhibur oleh sikap-sikap lucu muridnya.

Melihat muridnya yang awalnya belum bisa mengaji hingga bisa membaca Al-Quran dengan lancar, baginya adalah sebuah kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya.

"Mengamalkan ilmu sambil belajar itu sangat asyik, meskipun kita bisa mengamalkan ilmu hanya dengan mengajarkan cara baca satu huruf saja," tutupnya penuh ikhalas. [aim/mu]

Tag : hanik, Hanik Atur Rofiqoh


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat