17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Sat, 16 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 June 2019 09:00

Disperta Adakan 'Gerdal' Penggerek Batang di Kapas

Disperta Adakan 'Gerdal' Penggerek Batang di Kapas

Pengirim: Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Dalam upaya mengamankan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) mengadakan gerakan pengendalian (Gerdal) hama Penggerek Batang (PB) bersama petani Desa Sambiroto, Sukowati dan Bogo, Kamis (20/6/2019). Sedangkan Desa Bakalan dan Semenpinggir dilaksanakan Sabtu (22/6/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Perlintan,Petugas POPT, PPL, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Seperti diketahui hama penggerek batang, petani menyebut Sundep Beluk bisa menyerang kapan saja, saat fase vegetatif juga generatif. Baik saat musim hujan atau kemarau.

Petugas POPT, Parno, dalam mengawali kegiatan ini menyampaikan, tujuan gerakan pengendalian ini adalah untuk antisipasi sejak dini persebaran hama penggerek batang dan menggerakan petani agar mengendalikan sawahnya masing-masing dari serangan hama dan penyakit.

"Insektisidanya dibantu oleh Disperta, jadi petani tinggal menyemprot saja," tambah Parno.

Sementara itu Kades Sambiroto, Sudjono mengucapkan terimakasih kepada Disperta yang telah membantu insektisida bagi petani desanya dalam gerakan pengendalian ini.

petani-semprot-1

"Bantuan ini sangat bagus untuk pencegahan awal Sundep Beluk," tambah Sudjono singkat.

Sementara itu Kasi Perlintan, Suzana juga menambahkan, Desa Sambiroto selain mendapatkan gerakan pengendalian penggerek batang, sawahnya seluas 175,93 hektar juga didaftarkan Asuransi Usaha Pertanian Padi (AUTP).

Dalam kesempatan terpisah Plh. Kadin Pertanian, Helmi Elizabeth mengatakan, pada saat petani Bojonegoro mengalami masalah seperti saat ini, adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dapat menurunkan produksi, Pemkab Bojonegoro hadir.

"Kehadiran kami di sini karena Ibu Bupati ikut merasakan keprihatinan yang dirasakan petani. Oleh karena itu Ibu Bupati memerintahkan Dinas Pertanian untuk melakukan penanganan. Salah satu upaya yang dapat kami lakukan yaitu gerakan pengendalian hama penggerek batang," terang Helmi. [mu]

*PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : petani, semprot, sawah, hama, pengendalian hama, hama pengerat, sundep

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat