17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 February 2020 12:00

Kadisperta Bojonegoro dan Camat Padangan Turun Sawah Gerdal WBC

Kadisperta Bojonegoro dan Camat Padangan Turun Sawah Gerdal WBC

Pengirim: Iskak Riyanto

blokBojonegoro.com - Pada musim hujan (MH) seperti ini petani harus waspada populasi hama Wereng Batang Coklat (WBC). Ledakan WBC biasanya terjadi karena kondisi mikro lingkungan yang lembab dan panas, penanaman varietas rentan, pemupukan yang kurang tepat atau tidak berimbang.

Kewaspadaan ini juga dilakukan oleh sekitar 50 anggota Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) "Prangi Subur" Desa Prangi, Kecamatan Padangan dengan mengadakan gerakan pengendalian (gerdal) WBC yang juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Camat Padangan, Kasi Perlindungan Tanaman, Kordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (PPOPT-PHP) Kabupaten Bojonegoro, dan Kordinator Penyuluh dan PPL Padangan, Selasa (11/2/2020).

Helmy Elisabeth, Kepala Disperta dalam arahanya di depan petani sebelum gerakan pengendalian mengatakan bahwa pada prinsipnya gerdal WBC yang dilakukan pada hari ini merupakan wujud keterpihakan Pemkab Bojonegoro kepada petani.

"Disperta memberikan bantuan stimulan insektisida agar petani bisa melaksanakan gerakan pengendalian secara bersama-sama dan serangan WBC dapat dikendalikan sehingga petani berhasil panen," kata Helmy, Selasa (11/2/2020).

"Selanjutnya perlu dilakukan pengulangan gerakan pengendalian dengan menggunakan agens hayati secara swadaya," imbuh Helmy lagi.

Kasi Perlindungan Tanaman, Suzana menyampaikan gerakan pengendalian WBC ini dilakukan karena populasi WBC sudah 3-4 ekor/rumpun. Secara historis tanaman padi di Desa Prangi pada 2011 pernah mengalami kerdil rumput, akibat virus WBC.

"Oleh karena itu populasinya harus dikendalikan sehingga kerdil rumput tidak terulang lagi. Pengendalian kita lakukan dengan insektisida yang tepat secara bijaksana," ujar Sana, panggilanya.

Sementara itu, Lilik Suharto, Kordinator PPOPT-PHP Kabupaten Bojonegoro di depan petani agar melakukan pengendalian secara 6 (enam) tepat, yaitu tepat sasaran, mutu, jenis, waktu, dosis, dan penggunaan.

"Petani juga harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat penyemprotan pestisida karena pada dasarnya semua pestisida kimia adalah racun sehingga memiliki efek negatif bagi manusia," kata Lilik.

Camat Padangan, Bayudono berharap dalam gerakan pengendalian WBC bisa berjalan baik.

"Semua sudah kita kordinasikan dengan baik dan mudah mudahan gerakan pengendalian hari ini berjalan dengan lancar dan WBC bisa terkendali," kata Camat yang juga sempat turun ke sawah bersama Kepala Disperta itu.

PPL Disperta Bojonegoro.

 

Tag : Disperta, Bojonegoro, pertanian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat