21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sering Bolos, 6 Siswa SMP Tak Lulus

blokbojonegoro.com | Monday, 08 June 2020 08:00

Sering Bolos, 6 Siswa SMP Tak Lulus

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Dari 17.250 anak, ada enam siswa dinyatakan tidak lulus. Enam siswa tersebut berasal dari Kecamatan Kapas 3 anak , satu siswa dari Kecamatan Baureno, dan dua siswa dari Kecamatan Temayang. Mereka tidak lulus karena persentase kehadiran yang minim. Sehingga, mereka disarankan melanjutkan ke pendidikan kesetaraan atau kejar paket B.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Bojonegoro, Suyanto mengatakan, kelulusan siswa SMP dan MTs tahun ini berbeda karena tidak melalui proses ujian nasional. Hal itu karena pelaksanaan Unas terhalang pandemi Covid-19. Meski tanpa ada Unas, penentuan kelulusan tetap memakai standar yang sudah ditetapkan.

Ada empat kriteria yang menjadi acuan dalam meluluskan siswa yakni, nilai rata-rata siswa selama semester satu sampai semester lima. Selanjutnya, nilai tugas-tugas yang diberikan guru selama semester enam. “Selain itu nilai tugas karya siswa dan tingkat kehadiran siswa,” jelas Suyanto.

Ia juga menjelaskan, pengumuman kelulusan tidak bisa dilakukan di sekolah karena aturan protokol kesehatan. Sehingga, semua dilakukan secara daring. Saat ini, Disdik masih merumuskan teknis pembagian ijazah. Diperkirakan pada 10 Juni mendatang sudah diumumkan teknisnya. [oel/mu]

Tag : naik, kelas, siswa, sekolah, smp, mts, kelulusan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat