17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |   19:30 . PBNU Tetapkan Hari Raya Idul Fitri1 Syawal 1442 H Kamis 13 Mei 2021   |   19:00 . Tradisi Colok-colok Malam Songo Jelang Idul Fitri   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?

blokbojonegoro.com | Sunday, 07 June 2020 07:00

Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Bagi sebagian orang, telur setengah matang memberikan rasa dan kelezatan yang berbeda dibandingkan dengan telur yang matang sempurna. Namun, apakah aman jika anak makan telur setengah matang? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak fakta berikut ini.

Telur merupakan sumber protein hewani terbaik yang mudah didapat dengan harga yang relatif murah. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam telur juga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Bunda sudah bisa memperkenalkan telur pada Si Kecil sejak awal pemberian MPASI.

Keamanan Konsumsi Telur Setengah Matang pada Anak

Telur dapat diolah dengan cara digoreng atau direbus. Tingkat kematangan telur juga bisa disesuaikan dengan keinginan, bisa matang sempurna atau setengah matang. Namun, penyajian telur setengah matang untuk Si Kecil sebaiknya dihindari, ya, Bun.

Telur mentah ataupun yang belum matang sempurna bisa mengandung bakteri Salmonella. Bakteri yang terdapat pada kotoran unggas ini bisa masuk ke dalam telur saat cangkang telur belum terbentuk sempurna atau melalui kulit telur yang retak.

Infeksi bakteri Salmonella atau yang biasa disebut Salmonellosis merupakan penyebab umum dari keracunan makanan. Gejala yang muncul akibat infeksi bakteri Salmonella adalah diare, muntah, demam, dan kram perut.

Umumnya, keracunan makanan akibat infeksi bakteri ini akan pulih selama 7 hari setelah terinfeksi, namun bisa berakibat fatal jika tidak segera mendapatkan pengobatan.
Cara Tepat Menyajikan Telur untuk Anak

Anak berusia di bawah 5 tahun berisiko 4 kali lipat lebih tinggi untuk terinfeksi bakteri Salmonella dibandingkan dengan orang dewasa. Oleh karena itu, pastikan Bunda menyajikan telur dengan tepat pada Si Kecil untuk menghindari risiko buruk akibat bakteri Salmonella.

Berikut ini adalah panduan menyajikan telur untuk anak yang perlu Bunda catat:

   - Hindari membeli telur yang kotor dan cangkangnya retak.
   - Simpanlah telur di dalam lemari es dengan temperatur di bawah 4º C atau tempat yang sejuk.
   - Hindari menyimpan telur lebih dari 3 minggu.
   - Masak telur dengan cara direbus, digoreng, atau didadar hingga matang sempurna.
   - Hindari memberikan telur mentah atau setengah matang pada anak.
   - Usahakan untuk segera mengonsumsi telur setelah di masak (< 2 jam) untuk menghindari kontaminasi kuman.
   - Hindari menyimpan telur rebus di kulkas sampai lebih dari 3–4 hari.
   - Cuci tangan sebelum dan setelah menyentuh atau memasak telur.
   - Bersihkan seluruh alat masak yang digunakan untuk memasak telur dengan benar.

Meski telur memiliki nutrisi yang beragam dan bermanfaat, cara mengolah telur untuk anak tidak boleh luput dari perhatian. Sajikan telur yang matang sempurna untuk Si Kecil dan selalu terapkan panduan yang telah diberikan di atas, ya, Bun.

Memasak telur sampai matang sempurna tidak akan menghilangkan nutrisi di dalamnya, kok. Justru telur yang matang akan lebih mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna oleh sistem pencernaan anak.

Jika setelah mengonsumsi telur Si Kecil menunjukkan gejala infeksi bakteri Salmonella dan disertai dengan buang air besar berdarah, demam tinggi, tampak sangat lemas, serta mulut dan lidah yang kering, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.

Sumber: https://www.alodokter.com/
bolehkah-anak-makan-telur-setengah-matang

Tag : konsumsi, telur, matang, kesehatan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat