20:00 . Gudang Oven Tembakau di Bulu Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Juta   |   19:00 . Hujan Perdana, Petani Tembakau di Selatan Bojonegoro Was-Was   |   18:00 . Solid, Pesilat Bojonegoro Tetap Jaga Kerukunan   |   17:00 . Selama 6 Bulan, Ribuan Ahli Waris Ajukan Dana Kematian   |   15:00 . Dapur Warga di Desa Tanjungharjo Terbakar   |   14:00 . Dukung Kesejahteraan, 4.700 Uztaz dan Uztazah Diberikan Insentif   |   13:00 . Penumpang di Terminal Terus Mengalami Peningkatan, Begini Imbauan Kepala Terminal   |   12:00 . Pemkab Anggarkan Rp6 Miliar untuk Santunan Kematian 2020   |   08:00 . Belum Berizin dan Jual Miras, Dua Karaoke di Mojoranu Diamankan   |   07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |  
Tue, 29 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 27 June 2020 19:00

Pria ini Andalkan Mencari Kroto untuk Penuhi Kebutuhan

Pria ini Andalkan Mencari Kroto untuk Penuhi Kebutuhan

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Meskipun saat ini sudah bisa dibudidayakan, ternyata masih ada yang mengandalkan alam untuk mencari kroto atau telur semut rangrang.

Mencari kroto memang bisa dijadikan sebagai pekerjaan. Namun tidak semua orang mengetahui cara budidaya ternak kroto, seperti para pencari kroto. Mereka mengandalkan alam untuk mendapatkan kroto, telur semut rangrang berbentuk seperti butiran nasi yang digemari burung itu. Pekerjaan ini, satu dari sekian banyak yang dilakukan oleh masyarakat pinggiran hutan.

Karmo (56) warga Dusun Sendanggerong Desa/Kecamatan Ngasem ini, beragam cara dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangganya. Dia pun, nekad berjalan puluhan kilometer setiap harinya hanya untuk mencari kroto.

Sudah enam tahun hal dilakukan, oleh Karmo, karena tidak ada lagi usaha selain menjadi buruh tani. Dari harga Rp15.000 per kilogramnya hingga sekarang harga mencapai Rp150.000 per kilogram, dia tetap tekun mengais pohon mangga demi mendapatkan kroto.

"Tak mudah memang mencari kroto, sebab tidak semua pohon selalu terdapat telur semut api alias kroto," ungkapnya.

Menurut Karmo, mencari kroto ditekuninya karena ada warga yang memesan. Dia pun harus membagi waktu antara menjadi buruh tani dan mencari pakanan burung tersebut.

"Awalnya ada warga yang pesan kroto dan saya lakukan hingga sekarang, bahkan sekarang di dusun saya juga sudah ada pengepulnya sendiri," katanya, Sabtu (27/6/2020).

Sebagai tulang punggung keluarga, mencari kroto bisa membantunya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehari-hari. Oleh karenanya, Karmo pun rela menempuh jalan jauh dengan kondisi cuaca yang tidak menentu untuk menafkahi anak dan istrinya."Untuk seharinya bisa dapat setengah kilogram," tutupnya.[her/ito]

Tag : kroto, hutan, budidaya


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat