12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   10:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Budi Kurniawan, Inisiator Pasar Sor Greng

Kembangkan Wisata Berawal dari Menyantap Makanan di Pinggir Bengawan

blokbojonegoro.com | Sunday, 06 September 2020 17:00

Kembangkan Wisata Berawal dari Menyantap Makanan di Pinggir Bengawan

Penulis : Yudi Kuswanto

blokBojonegoro.com – Masih terbilang baru lokasi wisata di pinggir Sungai Bengawan Solo ini telah mampu menarik wisatawan dari luar daerah Bojonegoro. Di awali bulan Januari 2019 lalu, Budi Kurniawan menginisiasi terbentuknya destinasi wisata yang memanfaatkan bantaran sungai.

Berawal saat libur kerja sebagai penjual stiker di depan gedung Serba Guna Kabupaten Bojonegoro, dan keinginan dirinya untuk menyantap makanan di tepi sungai, siapa sangka mampu melahirkan sektor ekonomi kreatif untuk masyarakat.

“Ide awalnya pas saya libur kerja saya ingin makan di pinggir bengawan kan ada bambu-bambu, kalau di sini sekumpulan pohon bambu namanya greng. Saya meminta istri untuk mengambilkan makanan, ternyata makan dipinggir bengawan seperti beda nuansanya enak, adem dan dapat membangkitkan selera makan,” paparnya.

Setelah terwujudnya tempat wisata, kemudian Budi membentuk paguyuban yang namanya disamakan dengan nama destinasi wisata buatanya. Tidak mudah bagi ia untuk mewujudkan tempat rekreasi murah tapi nyaman seperti saat ini.

Tepat dua minggu setelah hari peresmianya, Budi, bernostalgia sambil menceritakan kepada blokBojonegoro.com banjir sungai Bengawan Solo menerjang Pasar Sor Greng. Akibatnya sarana-prasarana yang telah jadi dibangun, hancur dilanda banjir.

“Jadi pertama, pembukaan, ramai banget minggu ke dua banjir.  Diam semua itu udah pada kehabisan modal semua, udah bagus ternyata banjir,” ingatnya.

Ke depan untuk mengembangkan wilayah Pasar Sor Greng, keinginan Budi adalah agar wilayah tempat tinggalnya dapat menjadi kampung wisata di kemudian hari. Tak lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar. [ito]

Tag : sejarah, wisata, sor, greng, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat