12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   10:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

1.000 Tangki Air Bersih Disiapkan untuk Desa Terdampak Kekeringan

blokbojonegoro.com | Tuesday, 08 September 2020 09:00

1.000 Tangki Air Bersih Disiapkan untuk Desa Terdampak Kekeringan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Seribuan tangki air bersih disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan saat musim kemarau ini.

Menurut prakiraan, musim kemarau yang melanda Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2020 ini mulai terjadi pada awal bulan September.

Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia menjelaskan, musim kemarau di Bojonegoro dimulai awal September, beberapa wilayah diprediksi terdampak kekeringan sehingga masyarakat kesulitan air bersih.

"Tanggal 7 September BPBD mendistribusikan air bersih untuk 3 desa di 3 kecamatan yakni Desa Butoh Kecamatan Ngasem, Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan dan Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberrejo," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Masing-masing desa didroping air 5000 liter, kecuali Desa Sumberharjo yang wilayah terdampak kekeringan mencapai 7 Rukun Tetangga (RT) dikirim 10.000 liter air bersih.

"Hingga saat ini ada 5 desa yang mengajukan droping kepada BPBD Bojonegoro, karena air di wilayah tersebut menipis," cakap Ulfia.

Adapun desa yang mengajukan permintaan air bersih di antaranya Desa Butoh Kec. Ngasem, Desa Ngorogunung Kec. Bubulan, Desa Sumberharjo Kec. Sumberrejo, Desa Mulyorejo Kec. Tambakrejo dan Desa Ngasem Kecamatan Ngasem.

Tahun 2020 ini BPBD Kabupaten Bojonegoro menyiapkan 1000 tangki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter setiap kali kirim. Selain itu juga ada 36 tandon dengan sistem pinjam pakai yang telah di distribusikan di wilayah desa yang terdampak kekeringan.

"Karena sudah masuk musim kemarau, dihaharapkan desa yang terdampak kekeringan segera membuat laporan, agar BPBD bisa mempersiapkan semuanya," pungkas Ulfia. [saf/mu]

Tag : bpbd, kekeringan, air bersih, droping


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat