10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Dua Penghargaan dari Kemenaker RI   |   09:30 . Lontong Kikil Ala Mak Sih   |   09:00 . Eksekutif-Legislatif Sepakati APBD 2021 Diangka 6,2 T   |   08:00 . Penting untuk Kenali Gejala Covid Sejak Awal   |   07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   06:00 . Momentum HGN; dari Guru untuk Bangsa   |   05:00 . Wabup Sebut Pademi Covid Tak Pengaruhi UMKM di Bojonegoro   |   21:00 . TBM Budi Utomo Tingkatkan Budaya Literasi di Kecamatan Malo   |   20:00 . Workshop dan Pelatihan untuk Perajin Resmi Dibuka Hari Ini   |   19:00 . Wisata Gerabah Rendeng Masih Bertahan di Tengah Pandemi   |   18:30 . Update Perkembangan Terkini Covid-19 di Indonesia   |   18:00 . Sempat Pindah-pindah Tempat, Geprek ini Kebanjiran Pelanggan Setiap Hari   |   17:00 . Cegah Pernikahan Dini, 44 Mahasiswa Ikuti Pembinaan Pra Nikah   |   16:00 . Wisata Edukasi Grabah Kembali Dibuka, Begini Kondisinya di Masa Pandemi   |   15:00 . AKBP Eva Guna Pandia Resmi Jabat Kapolres Bojonegoro   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 20 November 2020 08:00

Pandemi Covid-19, PTSL 2021 Terancam Tak Sesuai Target

Pandemi Covid-19, PTSL 2021 Terancam Tak Sesuai Target

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Berbagai sektor merasakan dampak pandemi Covid-19, termasuk pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga dimungkinkan di tahun 2021, jumlah yang diajukan tidak sesuai target.

Ketua tim PTSL BPN Kabupaten Bojonegoro, Agus Susanto mengungkapkan, ditahun 2018 diawali 50.000 bidang yang masuk. Jumlah tersebut meningkat ditahun 2019 menjadi 65.000 bidang dan ditahun 2020 ini menjadi 80.700 bidang tersebar 65 desa.

"Sedangkan 2021 mengajukan 125.000 bidang, tapi dampak Covid-19 akan berkurang karena digunakan Covid dan masih menunggu anggaran pusat turun kepastiannya," ungkapnya.

Dalam proses pelaksanaan PTSL dibawah selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal itu dilakukan saat sosialisasi, proses tahapan PTSL dan juga ketika membagian sertifikat hak milik bagi desa yang sudah selesai.

Hal itu ditunjukkan pemerintah Desa Sarirejo Kecamatan Balen, saat membagikan sertifikat hak milik benar-benar menerapakan Prokes Covid-19. Selain memakai masker dan mengecek suhu tubuh maupun mencuci tangan, warga yang mengambil sertifikat mengantri di tempat duduk yang disediakan panitia dengan diatur jaraknya. [zid/ito]

Tag : ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, masker, cuci tangan pakai sabun, satgas covid 19, covid 19


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat