07:00 . Saat Tekanan Darah Naik, Konsumsi 6 Makanan Ini Agar Turun!   |   21:00 . Silaturahmi ke Masyarakat, PKB Pastikan Perjuangkan Nasib Warga   |   20:00 . Polres Bojonegoro Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021   |   19:00 . Jelang Lebaran Petani Clebung Panen Kacang Tanah   |   18:00 . Muhammadiyah Umumkan 1 Syawal Jatuh 13 Mei 2021   |   17:00 . Asyiknya Ngabuburit Sambil Jogging di Kahyangan Api   |   16:00 . Produsen Kuker Jadoel Kebanjiran Pesanan Selama Bulan Ramadan   |   15:00 . Sebagai Reward Lebaran, Remisi Napi Akan di Umumkan Setelah Idul Fitri   |   14:00 . Beragam Olahan dari Kelor di Desa Bogo Miliki Bahan Baku Sendiri   |   13:00 . Indonesia Terima 982 Ribu Dosis Vaksin Untuk Vaksinasi Gotong Royong   |   12:00 . Satgas: Adanya Varian Baru Jangan Disikapi Dengan Panik   |   11:00 . Berbelanja Online Cara Paling Aman Menyambut Lebaran Tanpa Berkerumun di Pusat Perbelanjaan   |   09:00 . Satgas Ingatkan Tradisi Belanja Lebaran Jangan Memicu Klaster Baru   |   07:00 . Tanpa Disadari Anak-Anak Bisa Konsumsi Gula Seperempat Kilo Sehari   |   05:00 . 4 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |  
Thu, 06 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Rekruitmen Perangkat Desa

Sertifikat IT Harus Bisa Dipertanggungjawabkan

blokbojonegoro.com | Monday, 14 August 2017 16:00

Reporter: Maratus Shofifah
 
blokBojonegoro.com - Syarat untuk bisa menjadi perangkat desa salah satunya harus memiliki sertifikat IT atau komputer. Hal tersebut membuat sejumlah masyarakat yang ingin mencalonkan diri berbondong-bondong membeli sertifikat tanpa harus test. 
 
Setelah resmi menjabat sebagai perangkat desa, komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro akan melakukan  test ulang. Pasalnya dengan sistem beli sertifikat IT tersebut ada kemungkinan masyarakat yang tidak bisa mengoperasikan komputer mendaftar menjadi perangkat. 
 
"Seharusnya tidak boleh beli, cukup kalau memang memiliki kemampuan datang ke SMK test uji kompetensi yang ada jurusan komputer akan dapat sertifikat," kata anggota komisi A DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setyawan. 
 
Untuk itu setelah terpilihnya perangkat desa nanti, Donny mengungkapkan dari DPRD akan melaksanakan test perangkat. Sertifikat dan lembaga yang mengeluarkan harus bisa bertanggung jawab jika memang ternyata sertifikat yang dikeluarkan tidak sesuai dengan keahlian pemiliknya.
 
"Jika tidak bisa menjalankan minimal microsoft office bisa dituntut," ujarnya. 
 
Padahal niat dari persyaratan IT tersebut setidaknya perangkat yang terpilih bisa mengurus administrasi dan membantu kepala desa. "Namun banyak yang disalahgunakan," tandas Donny. [ifa/lis] 

Tag : Perangkat desa, jadwal, dprd

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat