18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |   19:30 . PBNU Tetapkan Hari Raya Idul Fitri1 Syawal 1442 H Kamis 13 Mei 2021   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Operasi Pasar Gabungan, Amankan Jajanan untuk Diteliti

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 May 2018 08:00

Operasi Pasar Gabungan, Amankan Jajanan untuk Diteliti

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Operasi pasar gabungan yang dilakukan oleh Polisi Resort Bojonegoro, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Pasar Kota Bojonegoro mengamankan beberapa sempel makanan untuk diteliti.

Sempel yang berupa krupuk, cincau, dawet, ayam, ikan dan beberapa jajanan lainnya tersebut diamankan lantaran disinyalir mengandung bahan pengawet dan pewarna pakaian, khususnya makanan berbuka puasa. Sebab, jika dilihat dari kasat mata jajanan puasa itu mengandung pewarna yang sedikit mencolok.

"Kita mengamankan beberapa makanan untuk selanjutnya diteliti tentang kandungan zatnya, apakah membahayan untuk konsumen atau tidak," terang Plt. Dinas Perdagangan, Agus Hariyana.

Jika benar-benar ada pedagang yang menjual jajanan mengandung zat yang membahayakan akan ditindak lebih lanjut, seperti penyitaan seluruh makanan dan para pedagang akan diberi peringatan agar tidak menjualnya lagi.

Sementara itu Kabid Pengawasan Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Hernowo menambahkan, operasi pasar ini dilakukan sebagai wujud perlindungan masyarakat yang sebagai konsumen, agar mereka nyaman dan aman. Serta, masyarakat tidak boleh takut lantaran pemerintah berada di tengah-tengah masyarakat.

"Selain pasar tradisional, kita juga akan menyasar pasar modern seperti supermarket untuk memastikan makanan tersebut aman dan diolah secara higienis sesuai standar kesehatan atau tidak," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Pengawasan kesehatan makanan terutama jenis jajanan sebenarnya sudah dilakukan oleh instansi-instansi gabungan sebelumnya. Namun, pada kali ini lebih digencarkan dan diperketat karena semakin banyak ketika bulan ramadan dan menjelang puasa.

"Jangan sampai ada makanan mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna kain dan lainnya yang mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya," tutur dr. Hernowo. [din/mu]

Tag : operasi pasar

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat