17:00 . Hari ke-2 Pasca Lebaran, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Sidak ke SMPN 4 Bojonegoro   |   16:00 . Jembatan Glendeng Kembali Dibuka untuk Kendaraan Roda 2   |   15:00 . Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Ingatkan Tren Kenaikan Covid-19   |   14:00 . Kolam Renang jadi Tempat Alternatif Liburan   |   13:00 . Olah Lemon Jadi 5 Varian Minuman Sehat, Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Dikenal Ramah Sebagai Penggiat Bonsai Pria Asal Sumbang Mampu Raup Puluhan Juta   |   10:00 . Lebih Mudah Transaksi dengan Pospay, Begini SOP-nya   |   08:00 . Objek Wisata Bukit Guyangan Menjadi Pilihan Libur Lebaran   |   07:00 . 9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan   |   06:00 . Tongkrongan Baru, Semilir Cafe Suguhkan Pemandangan Pinggir Nggawan   |   20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |   17:00 . Lebih Mudah, Bayar Iuran JKN-KIS Lewat Aplikasi Mobile JKN   |   16:00 . Patroli PMI Bojonegoro Himbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pedagang Kue Kering Panen Untung Jelang Lebaran

blokbojonegoro.com | Wednesday, 06 June 2018 08:00

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Kue Lebaran menjadi panganan yang tak pernah ketinggalan saat momen hari raya Idul Fitri tiba. Sudah menjadi budaya oleh masyarakat Indonesia saat perayaan lebaran berbagai kue kering seperti nastar, castangel, putri salju, menghiasi meja ruang tamu.

Tak heran banyak masyarakat yang melihat hal ini sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Bagaimana tidak, setiap tahun permintaan kue kering lebaran selalu melonjak jelang lebaran.

Seperti Khoirun Nisa (20), perempuan asal Desa Jala'an, Kecamatan Padangan tersebut bisal dikatakan menkadi penjual kue kering Lebaran musiman. Bahkan perempuan yang sedang menempuh pendidikan disalah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Lamongan ini bisa mengantongi keuntungan sampai Rp1 juta.

"Setiap mau Lebaran saya pasti dagang seperti ini dan saya titipkan di toko-toko maupun jual melalui online," ujar Nisa' kepada blokBojonegoro.com, Selasa (5/6/2018).

Nisa' mengatakan, setiap momen Lebaran memang menjadi momen yang ditunggu-tunggunya karena ia dapat kembali berjualan kue kering. Namun, kue yang ia jual bukan buatan asli dirinya sendiri, melainkan mengambil dari orang lalu dijual kembali.

"Kalau keuntungan saya mengambil Rp5.000 per toplesnya. Sedangkan, saya bisa mengambil sampai 10 dus, dengan setiap dus berisi 12 toples," ujar Khoirun Nisa'.

Untuk harga sendiri, ia mematok dengan harga Rp25.000-45.000 tergantung ukuran toples maupun jenis kuenya. Namun pada momentum Lebaran kali ini dirinya hanya mengambil enam dus dan sudah terjual sebanyak 3 dus. "Alhamdulillah sudah 3 dus yang terjual dan ini tinggal 3 dus lagi," tutup mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) ini.[din/lis]

Tag : lebaran, kesehatan, kue

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat