15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |   19:00 . Lasiran, PLT Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Wafat   |   18:00 . DPD Partai Golkar Bojonegoro Gelar Vaksinasi Massal Dosis Kedua   |  
Tue, 26 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Duh...! Selain Faktor Ekonomi, Pemicu Cerai Karena Medsos

blokbojonegoro.com | Friday, 02 August 2019 10:00

Duh...! Selain Faktor Ekonomi, Pemicu Cerai Karena Medsos

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Tingginya angka perceraian di Kabupaten Bojonegoro, karena adanya perselisihan dalam rumah tangga selain karena faktor ekonomi, juga dipicu karena adanya orang tiga yang dikenal lewat media sosial (medsos) atau layanan aplikasi lainnya.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Solikin Jamik mengatakan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kasus perceraian, selain fektor ekonomi juga dipicu karena peran Handphone (HP) android. Bahkan hampir 49 persen pemicu perceraian itu karena HP android untuk  mengenal orang ketiga.

"Rata-rata penyebab perceraian saat ini juga dipicu kurang bijaknya menggunakan smartphone dengan berbagai aplikasi medsos di dalamnya," cakap Solikin kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, hingga memasuki pertengahan tahun 2019 ini, pengajuan cerai yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro ada 1.450 pekara. [saf/mu]

Tag : perceraian, kasus cerai



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat