07:00 . Jangan Panik, Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya   |   20:00 . Pelaksana Desa Dander dan Ngunut Gelar FGD Program Penataan Sumber Air Bagi Masyarakat   |   19:00 . HJB ke-344, Nakes Puskesmas Temayang Terima Penghargaan   |   15:00 . Capaian Kinerja Pemkab Bojonegoro Terus Meningkat   |   14:00 . Beda Indikator, Penilaian Level Covid-19 di Bojonegoro Berbeda   |   12:00 . Hari Jadi Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Terima Penghargaan dari Pemkab   |   10:00 . Bupati Beri Penghargaan Instansi, OPD Hingga Instansi Terbaik di Hari Jadi Bojonegoro 343   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   06:00 . 5 Wilayah di Jatim Level 1, ini Aturan Baru dalam PPKM   |   21:00 . Resmikan Wisata Religi, Gus Ali Berziarah ke Makam Yek Ali di Sumberejo   |   20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pemkab Bojonegoro Seriusi Tangani Penyakit Masyarakat

blokbojonegoro.com | Tuesday, 26 November 2019 14:00

Pemkab Bojonegoro Seriusi Tangani Penyakit Masyarakat

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Banyaknya tmuan kasus Human Immunodeficiency Virus - Acquired Immuno Deficiency Syndrome ( HIV - AIDS) di Kabupaten Bojonegoro, mendapat tanggapan serius pemangku kebijakan. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro serius menangani penyakit masyarakat.

Hal itu ditunjukkan dengan seringnya melakukan inspeksi mendadak dibeberapa eks lokalisasi, tempat karaoke dan tempat yang lainnya. "Temuan kasus HIV-AIDS sangat masif, sehingga Pemkab mengambil langkah salahsatunya upaya preventif," kata Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Menurutnya, berdasarkan kasus HIV - AIDS sampai Oktober 2019 ditemukan 138 kasus baru, yang tersebar di 107 desa. Dari data itu menunjukkan sekitar 24 persen desa terdapat ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS). Tidak hanya ibu rumah tangga, tapi juga ada PNS, anak-anak dan yang lainnya.

"Namun dari data yang ada sekarang ini bisa lebih banyak lagi, yang belum ditemukan," jelas Bupati Anna.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menambahkan, Pemkab perlu masukkan agar upaya pencegahan tepat sasaran. Jangan sampai penyakit masyarakat upayanya HIV-AIDS semakin meluas di masyarakat Bojonegoro. [zid/ito]

Tag : hiv, aids, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat