12:00 . Bawa Kabur Kendaraan Setelah Kenalan Lewat Medsos dan Kopdar, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi   |   07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Patut Ditiru, Guyub dan Rukunnya Petani Desa Wedoro Saat Tanam Bawang Merah

blokbojonegoro.com | Monday, 30 November 2020 16:00

Patut Ditiru, Guyub dan Rukunnya Petani Desa Wedoro Saat Tanam Bawang Merah

Pengirim: Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Desa Wedoro dikenal sebagai desa sentra budidaya bawang merah (BM) di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Secara geografis desa ini berada di sebelah timur Kantor Kecamatan Sugihwaras tepat di pinggir jalan poros kabupaten antara kecamatan Sugihwaras-Kedungadem.

Sawah di desa ini menggantungkan pengairan tadah hujan. Memasuki musim hujan 2020-2021 saat ini sebagian besar petani yang bercocok tanam bawang merah sudah mulai menanamnya sejak dua minggu yang lalu. Tradisi petani setempat saat tanam bawang merah sangat kompak, guyub, dan rukun. Semangat gotong royong masih dipegang teguh sampai saat ini.

Ketua Kelompok Tani Sido Makmur II Dukuh Beketuk, Desa Wedoro, Didik Siswanto mengatakan, hari ini tutup tanam (tanam lahan terakhir) yang kebetulan di sawahnya sendiri, yang menanam 82 orang tenaga kerja.

"Hari ini tutup tanam bawang merah di Dukuh Beketuk, bibit umbi varietas Manjung sebanyak 800 kg ditanam oleh 82  tenaga kerja dalam waktu dua jam saja, dimulai sejak pukul 05.40 WIB tadi," ujar petani muda di sela-sela istirahat bersama para petani, Sabtu (28/11/2020).

Ketua kelompok tani yang biasa dipanggi Didik ini menambahkan, hari Rabu yang lalu ia bersama penyuluh lapang atau PPL mengukur nilai PH (Potential of Hidrogen) tanah yang akan ditanami bawang merah.

"Tanaman bawang merah idealnya ber PH 5,6-6,5 agar bisa tumbuh dengan maksimal," imbuh Didik.

Sementara itu Murjito, Kordinator Penyuluh Kecamatan Sugihwaras mengapresiasi petani Dukuh Beketuk, Desa Wedoro yang guyub dan rukun tersebut. "Bagus dan pertahankan sikap gotong royong di Beketuk," ungkap Murjito.

*Penulis adalah PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : petani, wedoro, bm, sugihwaras



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat