19:00 . Upaya Preventif Pernikahan Dini Bisa Dilakukan Mulai dari Keluarga   |   19:00 . Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas   |   18:00 . Jumlah Santri di Ponpes Bojonegoro Meningkat Selama Pandemi   |   17:00 . Dishub Bojonegoro Luncurkan Layanan Pengaduan Pungli Parkir Liar   |   16:00 . Sudah Lunas, Pemilik Katering Minta Dirinya Tidak Dilibatkan pada Polemik Persibo   |   15:00 . Pladu, Warga Sekitar Bendung Gerak Panen Ikan   |   14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   13:00 . 3 Varian Baru Covid-19, Berikut ini Penjelasannya   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |  
Wed, 16 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur

blokbojonegoro.com | Saturday, 16 January 2021 08:00

Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur

Reporter: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Seorang warga RT.14/RW.3 Desa Ngrandu Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, nekat menceburkan diri ke dalam sumur, Jumat malam sekira pukul 22.15 Wib.

Ahmad Adi Winarto, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro mengatakan, peristiwa nekat itu terjadi sekira pukul 22.15 Wib, saat itu korban pamit kepada sang istri untuk buang air kecil, selanjutnya istri curiga karena kamar mandi berada di depan rumah tetapi korban menuju ke belakang rumah.

"Saat itu istrinya mengikuti korban, tapi korban sudah berada di atas sumur dan langsung menyeburkan diri ke dalam sumur, selanjutnya sang istri berteriak minta tolong," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.

Pukul 23.24 Wib, Polsek Kedungadem melaporkan ke pos Damkar Kedungadem terkait adanya orang terjebur ke dalam sumur dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Pukul 23.30 Wib, Pos Damkar Kota menerima laporan dari Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, dan personil menyiapkan peralatan serta langsung menuju ke lokasi.

"Pukul 00.29 Wib sampai di lokasi petugas melakukan evakuasi dengan teknik vertical rescue serta dibantu BPBD, hingga pukul 02.07 Wib korban berhasil dievakuasi, selanjutnya menyerahkan korban kepada pihak keluarga pada pukul 02.25 Wib," ujarnya.

Menurut Ahmad Adi Winarto, untuk menyelamatkan korban petugas juga membawa satu unit fire comando dan water suplly Pos Kedungadem, serta setidaknya menerjunkan 4 personil dari Pos Damkar Kota dan 3 orang dari Pos Damkar Kedungadem.

"Kendala yang dialami petugas dalam mengevakuasi korban yaitu diameter bis deker sumur ukurannya kecil sekitar 70 centimeter, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk petugas menyelamatkan korban," jelasnya kepada blokBojonegoro.com. [her/mu]

Tag : bunuh diri, warga bunuh diri, nekat bunuh diri

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more