08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pembeli Sepi, Pedagang Pernak-Pernik Imlek Turun Omzet

blokbojonegoro.com | Thursday, 11 February 2021 15:00

Pembeli Sepi, Pedagang Pernak-Pernik Imlek Turun Omzet

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Besok merupakan Hari Perayaan Imlek sebagai budaya Tionghoa. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sejumlah tempat mulai dihiasi pernak-pernik warna merah, khas dari perayaan Imlek.

Namun, meski perayaan Imlek kian dekat, tinggal satu hari lagi, sejumlah pedagang pernak-pernik Imlek mengaku sepi pembeli. Salah satunya adalah Toko bunga yang berada di Jalan Wr. Supratman Kota Bojonegor

"Penjualan bunga di toko kami untuk perayaan Imlek kali ini memang sepi," ujar pemilik toko, Trivena Indriati kepada blokBojonegoro.com, Kamis (11/2/2021).

Tampak dari dalam toko berbagai jenis dan ukuran bunga tergantung dan memenuhi rak-rak yang ada. Di bawahnya dipajang sejumlah pernak-pernik khas Imlek, salah satunya adalah bunga sakur

Menurutnya, sepinya penjualan dikarenakan faktor perekonomian masyarakat yang lesu, ditambah masa pandemi akibat wabah Covid-19.

"Mungkin karena ekonomi lesu, jadi penjualan enggak ngangkat. Ditambah wabah Covid-19 yang belum juga hilang," imbuhnya.

Terpisah, salah satu penjual lampu lampion, Desta, mengatakan hal sama. Ia menyebutkan penjualan lampu lampion miliknya mengalami penurunan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, diperayaan imlek tahun ini dirinya hanya dapat menjual sekitar 70 lampu lampioan khas perayaan Imlek.

Jumlah itu dikatakan menurun dari tahun sebelumnya, sebab pada tahun-tahun sebelumnya ia mengaku dapat menjual 100 lebih lampu lampion.

"Penjualan menurun, hampir 40 persen jika dihitung," tandasnya. [lin/col]

Tag : Pernak, pernik , Imlek

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat