20:30 . Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF Tahun 2021   |   20:00 . Panen Raya, Harga Gabah Anjlok, Petani Meradang   |   17:00 . Panen, Harga Gabah Turun   |   16:00 . Dua Pemuda Sukses Mewakili Bojonegoro di Ajang Pemuda Pelopor   |   14:00 . Meminimalisir Penyebaran¬† Covid-19, Petugas Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan¬†   |   13:00 . Tak Hanya Gabah, Harga Beras Juga Turun   |   12:00 . Pagu 26 SMA dan SMK di Bojonegoro Tak Terpenuhi   |   08:00 . Jebakan Tikus di Rengel Tuban Makan Korban   |   07:00 . Mitos, Ahli Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Rusak Kualitas Sperma!   |   22:00 . Mantan Pemain Persibo Ditunjuk Arsiteki Persibo   |   21:00 . Diguyur Hujan, Tembakau di Sukosewu Tergenang Air dan Terancam Mati   |   19:00 . Bojonegoro Jadi Lokasi Produksi Film Nasional   |   18:00 . Dharmo Squad: Latihan Dua Minggu Raih Juara Thengul X HipHop Dance   |   17:00 . Pengakuan Nasabah Agar Aman Manfaatkan Pinjol   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro¬† Berikan Penyuluhan Pencegahan Perkawinan Usia Dini dan KDRT di Tambakrejo   |  
Tue, 22 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mata Pancing Tersangukut, Anak 11 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai

blokbojonegoro.com | Saturday, 13 March 2021 17:00

Mata Pancing Tersangukut, Anak 11 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Nasib tragis dialami Rizki, anak kecil berusia 11 tahun, warga Desa Ngujo RT. 11, RW.03 Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Rizki, ditemukan meninggal karena tenggelam di sungai Gabeng turut Desa Ngujo Sabtu (13/03/2021) pukul 12.20 WIB.

Kasi Kesiapan BPBD Bojonegoro, Eko Susanto mengungkapkan, berdasarkan informasi korban sedang memancing di sekitar sungai Gabeng, namun mata pancing milik korban tersangkut pada tanaman, kemudian korban ingin mengambil mata pancing yang tersangkut. Namun dikarenakan arus sungai yang cukup deras dan korban tidak bisa berenang, mengakibatkan korban tenggelam di sungai tersebut.

"Arus air sungai Gebang ini sangat deras, dan korban berhasil ditemukan kurang lebih 800 m dari lokasi tempat korban memancing," ujar Eko Susanto.

Sebelumnya korban berpamitan ingin memancing sekitar pukul 11.00 WIB. Namun nasib naas telah didapati oleh Rizki. Sehingga dirinya tenggelam dan meninggal dunia.

"Korban berhasil ditemukan kisaran pukul 13.30 WIB, oleh warga setempat," ujarnya.

Sementara itu, upaya penanganan dari Tim BPBD yaitu mendatangi lokasi untuk melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dan Kecamatan. Serta memberikan bantuan paket sembako untuk keluarga korban.

Beberapa unsur yang terlihat dalam tragedi kali ini ialah dari pihak BPBD, TNI Polri, Satpol PP, petugas kesehatan, perangkat desa dan Kecamatan serta masyarakat setempat.

"Dalam penanganan kali ini tidak ada kendala apapun. Semua berjalan baik. Pastinya kita selalu melakukan mediasi kepada warga setempat apapun itu bentuk kejadiannya," tutup Eko Susanto. [uul/ito]

Tag : ngujo, kalitidu, bojonegoromsungai

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more