07:00 . Dear Parents, Ini Lima Langkah Mendidik Anak Cerdas dan Sukses di Masa Depan   |   21:00 . Pengalaman Meresahkan Saat Nomor Dijaminkan Orang Asing untuk Pinjol   |   20:00 . Jagung Mahal Saat Panen Raya,Petani Senang   |   19:00 . Sukseskan Vaksinasi Lansia, Banjarsari Gunakan Bus Tayo untuk Antar Jemput   |   18:00 . Brain Challenge, Sarana Asah Kemampuan Logika Generasi Milenial   |   17:00 . Wabup Dukung Kampung Tangguh Covid dan Narkoba di Bojonegoro   |   16:00 . Kecelakaan di Sukowati, Pemotor Meninggal Seketika   |   16:00 . Varian Baru Covid Ditemukan di Bojonegoro Bupati Imbau Warga Patuhi Prokes   |   15:00 . Pembeli di Giant Keluhkan Diskon, Harga Masih Mahal   |   14:00 . Kesulitan Meyakinkan Pemilik Toko, Usaha IRT ini Sukses Melalui Sosial Media   |   12:00 . 1 Warga Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Virus Covid-19 Varian Baru   |   10:00 . Berikut ini Peraih Nilai Tertinggi 37 Kursi Perangkat Desa di Kecamatan Sumberrejo   |   07:00 . Akibat Tertutup Masker, Anak-Anak Kesulitan Membaca Emosi   |   06:00 . 8 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 10 Orang   |   20:00 . Upaya Preventif Pernikahan Dini Bisa Dilakukan Mulai dari Keluarga   |  
Thu, 17 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pasien Sembuh di Indonesia Semakin Meningkat Mencapai 1.355.578 Orang

blokbojonegoro.com | Friday, 02 April 2021 06:00

Pasien Sembuh di Indonesia Semakin Meningkat Mencapai 1.355.578 Orang

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Perkembangan pasien sembuh per 1 April 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,3 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.355.578 orang dengan persentasenya di angka 89,3%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 7.248 orang.

Terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Banten menambahkan 2.015 orang dan kumulatifnya 32.696 orang, Jawa Barat menambahkan 1.157 orang dan kumulatifnya 223.230 orang, DKI Jakarta menambahkan 922 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 369.857 orang, Jawa Tengah menambahkan 827 orang dan kumulatifnya 127.454 orang, serta Nusa Tenggara Timur menambahkan 285 orang dan kumulatifnya 10.407 orang.

Lalu, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 jumlah penerimanya meningkat melebihi 8 juta orang atau angka tepatnya 8.349.475 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 253.758 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 3.850.791 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.051 orang.

Selanjutnya, melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, berkurang sebanyak 1.302 kasus dan jumlah totalnya menurun menjadi 121.222 kasus dengan persentasenya di angka 8,0%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, bertambah sebanyak 6.142 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga , mencapai 1.517.854 kasus.

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 1.337 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 383.392 kasus, Banten menambahkan 905 kasus dan kumulatifnya 38.664 kasus, Jawa Barat menambahkan 904 kasus dan kumulatifnya 251.186 kasus, Jawa Tengah menambahkan 670 kasus dan kumulatifnya 169.480 kasus, serta Jawa Timur menambahkan 281 kasus dan 139.827 kasus.

Untuk pasien meninggal juga bertambah sebanyak 196 kasus dan kumulatifnya mencapai 41.054 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Barat menambahkan 75 kasus dan kumulatifnya 3.230 kasus, Jawa Timur menambahkan 25 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 9.947 kasus, Banten menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya 803 kasus, Jawa Tengah menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 7.290 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya 1.502 kasus.

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 72.794 spesimen dan kumulatifnya 12.780.101 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif sebanyak 2.605.840 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 8.514.771 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 17,95% dan positivity rate spesimen mingguan (21 - 27 Mar) di angka 18,56%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 151 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa ada 54.766 orang dan kumulatifnya 8.545.630 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 7.027.776 orang termasuk tambahan sebanyak 48.624 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 11,21% dan positivity rate orang mingguan (21 - 27 Mar) di angka 11,26%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 62.623 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Tag : ingat pesan ibu, pakai masker, covid 19, virus corona, satgas covid 19, lawan covid 19, lawan corona, satgas, pembatasan kegiatan, jatah vaksin bojonegoro, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, vaksinasi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more