14:00 . Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Bojonegoro   |   13:00 . Situasi Arus Balik Lebaran di Perbatasan Bojonegoro-Ngawi   |   16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |  
Sat, 05 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

#CeritaDesaKu

Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong

blokbojonegoro.com | Monday, 14 June 2021 14:00

Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong

Kontributor: Herman Bagus
 
blokBojonegoro.com - Setiap desa tentunya memiliki tokoh bersejarah, begitu pula dengan Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur ini. Desa tersebut memiliki tokoh yang sangat dikeramatkan yang bernama Mbah Galong.
 
Mbah Galong sendiri adalah sosok yang dibanggakan oleh masyarakat Desa Sambong. Menurut cerita masyarakat sosok Mbah Galong ini adalah pelarian pada zaman kolonial Belanda dulu.
 
KH. Munadi seorang tokoh masyarakat di desa tersebut mengatakan, bahwasanya Mbah Galong ini adalah orang yang sakti di kala itu yang menjadi incaran penjajah Belanda sebab menantang kolonialisme. Dia lari ke daerah ini bersama dua saudaranya yaitu Wono Joyo dan Lono Joyo.
 
"Mbah Galong ke sini itu belum ada desanya, sebab di namai Desa Sambong itu karena banyak orang yang nyambong (mengungsi) ke daerah ini termasuk Mbah Galong," ucap mantan kepala desa tahun 1990 itu.
 
Dia juga menambahkan, sebab banyak orang yang menguasai di daerah tersebut karena pada jaman kolonial Belanda saat mau mengarahkan tembakan ke arah Desa tersebut senjata Belanda tidak bisa digunakan untuk menembak, itu adalah salah satu karomah Mbah Galong.
 
"Orang Sambong yang benar-benar asli dari sini pada waktu itu ya tidak ada, sebab sini itu daerah pengungsian pada zaman kolonial dahulu," ujar pria yang berusia hampir satu abad itu.
 
Mbah Galong diistimewakan di desa tersebut karena kehebatannya dapat menyelamatkan orang-orang yang sama mengungsi dari penjajahan Belanda. Meskipun pada zaman itu Desa Sambong sudah di tinggal Mbah Galong yang meninggal dunia pada masa itu tembakan Belanda yang di arahkan ke daerah tersebut tetap tidak bisa di gunakan untuk menembak.
 
"Mbah Galong juga memiliki peninggalan berupa pusaka yang diberi nama pusaka Onto Kusumo yang kini di rawat oleh anak turunnya yang berada di Desa Sambong sendiri," ujarnya. [her/ito]
 

Tag : sejarah, desa, sambong, ngasem, bojonegoro, galong



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




No comments

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat