09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |   13:00 . Atlet Taekwondo Bojonegoro Raih Satu Medali Perak   |   10:00 . Bebas PMK, 9.308 Ekor Sapi di Bojonegoro Siap kurban   |   09:00 . Cabor Angkat Besi Sumbang 3 Emas Lagi   |   08:00 . Prorprov Jatim, Bojonegoro Bertahan di Sepuluh Besar Perolehan Medali Sementara   |   07:00 . 4 Tips agar Emosi Kamu Tetap Stabil ketika Sedang Dipuji   |  
Wed, 29 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

#CeritaDesaKu

Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong

blokbojonegoro.com | Monday, 14 June 2021 14:00

Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong

Kontributor: Herman Bagus
 
blokBojonegoro.com - Setiap desa tentunya memiliki tokoh bersejarah, begitu pula dengan Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur ini. Desa tersebut memiliki tokoh yang sangat dikeramatkan yang bernama Mbah Galong.
 
Mbah Galong sendiri adalah sosok yang dibanggakan oleh masyarakat Desa Sambong. Menurut cerita masyarakat sosok Mbah Galong ini adalah pelarian pada zaman kolonial Belanda dulu.
 
KH. Munadi seorang tokoh masyarakat di desa tersebut mengatakan, bahwasanya Mbah Galong ini adalah orang yang sakti di kala itu yang menjadi incaran penjajah Belanda sebab menantang kolonialisme. Dia lari ke daerah ini bersama dua saudaranya yaitu Wono Joyo dan Lono Joyo.
 
"Mbah Galong ke sini itu belum ada desanya, sebab di namai Desa Sambong itu karena banyak orang yang nyambong (mengungsi) ke daerah ini termasuk Mbah Galong," ucap mantan kepala desa tahun 1990 itu.
 
Dia juga menambahkan, sebab banyak orang yang menguasai di daerah tersebut karena pada jaman kolonial Belanda saat mau mengarahkan tembakan ke arah Desa tersebut senjata Belanda tidak bisa digunakan untuk menembak, itu adalah salah satu karomah Mbah Galong.
 
"Orang Sambong yang benar-benar asli dari sini pada waktu itu ya tidak ada, sebab sini itu daerah pengungsian pada zaman kolonial dahulu," ujar pria yang berusia hampir satu abad itu.
 
Mbah Galong diistimewakan di desa tersebut karena kehebatannya dapat menyelamatkan orang-orang yang sama mengungsi dari penjajahan Belanda. Meskipun pada zaman itu Desa Sambong sudah di tinggal Mbah Galong yang meninggal dunia pada masa itu tembakan Belanda yang di arahkan ke daerah tersebut tetap tidak bisa di gunakan untuk menembak.
 
"Mbah Galong juga memiliki peninggalan berupa pusaka yang diberi nama pusaka Onto Kusumo yang kini di rawat oleh anak turunnya yang berada di Desa Sambong sendiri," ujarnya. [her/ito]
 

Tag : sejarah, desa, sambong, ngasem, bojonegoro, galong



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat