19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |   14:00 . Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata   |   13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   07:00 . Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas

blokbojonegoro.com | Tuesday, 15 June 2021 19:00

Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Jembatan penghubung Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Dander yang berlokasi di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro kondisinya rusak dan memprihatinkan. Meski demikian, warga sekitar tetap nekat melintasi jembatan tersebut.

Jembatan yang terkena longsor itu sudah ditutup sekitar 13 Maret 2021, namun warga masih menggunakan jembatan tersebut untuk bepergian menuju Kecamatan Dander.

Munawir warga Desa Sendangharjo mengatakan, meskipun jembatan sudah diberi palang penutup, akan tetapi banyak pengendara yang melintas. Sudah banyak warga yang memperingatkan akan tetapi pengendara motor tetap saja nekat melintas.

"Dari warga sekitar sudah sering memperingatkan, akan tetapi masih banyak yang nekat, hingga kini warga berinisiatif untuk menjaga dan melintaskan warga yang hendak melewati jembatan tersebut," ucap pria tua itu.

Dia juga mengatakan, warga yang berjaga di sana juga tidak meminta imbalan apapun. Penjagaan merupakan inisiatif warga agar tak ada orang yang jatuh saat melintasi jembatan tersebut.

"Kalau tidak dijaga terkadang kasihan orang yang hendak menyeberang, bahkan sering pengendara yang terpleset dan terjatuh, jadi kalau ada yang jaga pengendara motor yang kesulitan melintas bisa di bantu," katanya kepada awak media blokBojonegoro.com.

Dia juga berharap, kepada pemerintah setempat agar jembatan sepanjang lebih kurang 50 meter ini segera di perbaiki. Karena jembatan tersebut merupakan akses utama yang dibutuhkan oleh warga dalam kehidupan sehari harinya.[her/col]

 

Tag : Jembatan, nekat, transportasi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat