06:00 . PC MTP IPHI Sumberrejo Gelar Silaturahim Rutin Triwulan di Masjid At-Taqwa   |   16:00 . Dekopinda Bojonegoro Ikuti Unjuk Rasa Tolak OJK Awasi Koperasi   |   15:00 . Pemkab Bojonegoro Raih 17 Besar Kovablik Lewat Inovasi SMASH RSUD Sumberrejo   |   13:00 . Komunitas Ibu Profesional Akan Gelar Tour the Talent   |   20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |  
Thu, 08 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

PPKM Dilonggarkan, Pengajuan Perkara di PA Meningkat

blokbojonegoro.com | Friday, 17 September 2021 13:00

PPKM Dilonggarkan, Pengajuan Perkara di PA Meningkat

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Ternyata, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mempengaruhi tingkat pengajuam perkara di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro. Sebelumnya, saat PPKM masih ketat, pengajuan perkara menurun, namun ketika PPKM dilonggarkan semakin meningkat. 

Tercatat pada akhir bulan Juli lalu perkara di Pengadilan Agama Bojonegoro mengalami penurunan hingga 175 keseluruhan perkara. Lalu, peningkatan tersebut terjadi hingga akhir bulan Agustus lalu, perkara di Pengadilan Agama Bojonegoro meningkat hingga 298.

Sholikin Jamik selaku ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro menjelaskan, selama PPKM mulai dilonggarkan banyak masyarakat yang berdatangan mendaftarkan perkara tersebut. Dibandingkan sebelumnya, masyarakat enggan berkerumun selama PPKM diperketat, kini masyarakat mulai aktif lagi berdatangan ke Pengadilan Agama Bojonegoro. 

"Bulan Agustus peningkatan perkaranya hampir capai 50 persen dibanding bulan Juli, dan ini kemungkinan karena PPKM juga dilonggarkan, sehingga masyarakat tidak takut berkerumun kembali," tuturnya. 

Selain itu, selama PPKM darurat bulan lalu banyak dari dinas-dinas yang menjalankan operasi pelayanan secara online atau offline namun hanya menerima perkara yang mendesak saja. Sehingga saat ini perkara mulai meludak seperti sebelumnya.

Tercatat di bulan Agustus sebanyak 298 perkara dengan rincian 2 perkara ijin poligami, 65 perkara cerai talak, 158 cerai gugat, 5 perkara perwalian, 1 perkara asal usul anak, 1 perkara isbat nikah, 58 perkara dispensasi kawin, 2 perkara wali adlol, 1 perkara kewarisan, 4 perkara penetapan ahli waris, dan 1 perkara lainnya. 

"Perkara yang paling banyak masih di cerai gugat, dan dispensasi nikah juga alami peningkatan yang luar biasa," tuturnya. 

Pihaknya berharap agar beberapa perkara tersebut alami penurunan setiap bulannya, khususnya di wilayah Bojonegoro. Ditambah lagi selama masa pandemi ini terlihat perkara tersebut sering meningkat dan semakin meningkat. 

"Apabila perkara sedikit pastinya ini akan berkolerasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat, begitu juga sebaliknya. Jadi saya selalu berharap, khusus nya untuk masyarakat Bojonegoro agar tetap sejahtera dengan mengecilkan angka perkara di Pengadilan Agama Bojonegoro," tandasnya. [uul/col]

 

Tag : Pengajuan, kasus, PA



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat