17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |   12:00 . 34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1   |   08:00 . DPRD Sepakati Kenaikan Tamsil GTT/PTT Hingga Realisasi Beasiswa dan Rehab Ruang Belajar   |   07:00 . Jangan Dijadikan Kebiasaan, Ini 3 Dampak Buruk Mengucek Mata   |   21:00 . Akibat Korsleting Listrik, Toko Obat Pertanian di Temayang Terbakar   |   20:00 . PPKM Dilonggarkan, Jumlah Penumpang Bus Meningkat   |  
Sun, 17 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dorong Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat, Pemkab Targetkan 100 Persen ODF

blokbojonegoro.com | Monday, 04 October 2021 19:00

Dorong Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat, Pemkab Targetkan 100 Persen ODF Sarana MCK yang menjadi bagian dari ODF (foto: Lizza Arnofia)

 

Reporter: Lizza Arnofia

 

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan tengah menyiapkan program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Program ini merupakan pendekatan untuk merubah perilaku hidup sehat dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

 

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Lucky Imroah, program STBM ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menurunkan kejadian penyakit diare. Dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi serta perilaku. 

 

STBM sendiri menekankan pada lima perubahan perilaku hidup sehat yang dikenal sebagai lima PILAR. Diantaranya stop buang air besar sembarangan (STOP BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengolahan air minum dan makanan di rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga serta limbah cair rumah tangga.

 

"September ini tersisa 46 Desa dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro belum terverifikasi ODF. Dan tercatat 384 Desa yang sudah ODF atau 89% dari jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Bojonegoro," tegas Lucky Imroah.

 

Lanjut, menurut dia, dari 46 Desa yang belum ODF tersebut terdapat 3 desa yang mengajukan verifikasi 100 persen ODF dan akan segera dilakukan verifikasi Minggu ini. Desa tersebut meliputi Desa Kesongo, Desa Megale dan Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem.

 

"Terdapat 5 desa lagi masih menginfokan akan mengajukan verifikasi, di antaranya Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Desa Wotan Ngare, Kecamatan Kalitidu serta Desa Jari dan Desa Gondang Kecamatan Gondang," ucapnya.

 

Terkait pencapaian ODF sendiri, menurutnya beragam cara dan sumber anggaran. Diantaranya dari masyarakat sendiri, APBDes di mana tahun ini ada beberapa desa yang menganggarkan. Hingga CSR serta APBD yang dianggarkan dari Dinas PU Cipta Karya dan bantuan keuangan kepada desa yang bersifat khusus.

 

"Melalui anggaran Bantuan Keuangan tersebut direncanakan terdapat 3.462 rumah dari 32 desa yang mengusulkan. Dan nantinya dari 3.105 rumah yang terverifikasi karena ada beberapa rumah yang sudah memiliki jamban atau sudah diusulkan melalui anggaran lain," paparnya.

 

Menurutnya, hingga akhir September 2021 ini ditargetkan ada tambahan 8 Desa yang terverifikasi ODF dan target Kabupaten Bojonegoro ODF akan segera terselesaikan pada akhir tahun anggaran 2021. "Sehingga 100 persen masyarakat Bojonegoro akan bisa mengakses jamban yang sehat," pungkasnya. [liz/lis]

 

 

Tag : Odf, Pemkab, mck



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat