Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ahli: Makanan Beku Bisa Sebabkan Penyakit Jantung hingga Diabetes

blokbojonegoro.com | Tuesday, 08 March 2022 07:00

Ahli: Makanan Beku Bisa Sebabkan Penyakit Jantung hingga Diabetes

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Sekarang ini sudah banyak tersedia makanan beku, yang lebih praktis dan hemat waktu. Tapi, kebiasaan konsumsi makanan beku tidak baik untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Para ahli mengatakan semua orang perlu mempertimbangkan nutrisi tertentu dalam makanan ketika berbelanja, termasuk ketika akan membeli makanan beku.

Karena, makanan beku mungkin mengandung natrium yang lebih tinggi dibandingkan makanan lainnya. Kandungan natrium ini perlu diperhatikan.

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan tidak lebih dari 2.300 miligram natrium per hari.

Tetapi, batas idealnya tidak lebih dari 1.500 mg per hari untuk kebanyakan orang dewasa, terutama mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Ahli diet, Angela L Lago, mengatakan garam, gula, dan lemak tidak sehat menjadi perhatian utama.

"Makanan yang mengandung kelebihan nutrisi ini tidak hanya menyebabkan peradangan, tetapi juga pendorong utama obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes," kata Angela dikutip dari The Sun.

Pembeli harus memilih produk makanan beku dengan sedikit garam, gula, dan lemak trans. Banyak makanan olahan beku juga sarat dengan pengawet dan warna serta rasa buatan.

Alternatif makanan yang lebih baik adalah makanan yang terbuat dari biji-bijian bersama dengan potongan protein tanpa lemak dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak.

Janet Coleman, ahli diet, mengatakan bahwa kentang goreng juga mengandung banyak lemak dan kalori.

Sedangkan, calzone beku memiliki sekitar 1.700 mg sodium dalam satu porsi. Jumlah natrium dalam makanan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini