16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |   22:00 . Meriahnya Parade Oklik Idul FItri   |   21:00 . Parade Oklik di Bojonegoro Meriahkan Malam Idul Fitri   |  
Thu, 03 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jadi Korban Pembacok Orang Tak Dikenal

Begini Kronologi dari Korban Pembacokan yang Dirawat di RSUD Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Thursday, 07 April 2022 18:00

Begini Kronologi dari Korban Pembacokan yang Dirawat di RSUD Bojonegoro FRA (18) saat dirawat di RSUD Bojonegoro. (Foto: blokBojonegoro.com/Rizki)

Kontributor : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Seorang remaja Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro yang hendak membangunkan orang sahur, menjadi korban pembacokan oleh sejumlah kelompok bersenjata tajam, pada Rabu (6/4/2022) 01.30 WIB dini hari.

Korban yang berinisial FRA (18), saat didatangi blokBojonegoro.com di ruang perawatan RSUD dr. Sosodoro Djatikoesoemo ini menceritakan, awal mula kronologi kejadian tersebut ketika dirinya bersama dengan kurang lebih 9 temannya hendak membangunkan orang sahur menggunakan sound system.

"Pada saat itu kami berjalan dari arah selatan ke utara. Kemudian, sesampainya di pertigaan arah Desa Bogo, Kecamatan Kapas kami berhenti untuk membenarkan sound," ungkapnya.

Selanjutnya, ketika FRA bersama teman-temannya sedang berhenti di pertigaan tersebut. Berjalan dari arah Desa Bogo segerombolan orang mengendarai motor dengan membawa senjata tajam (sajam), yang kemudian berhenti sambil menodongongkan sajamnya.

"Pada saat itu teman-teman saya langsung lari. Saya tertinggal sendiri, kemudian langsung dieksekusi oleh gerombolan orang tadi, yang terkena bacokan yaitu kaki dan punggung saya," lanjut FRA.

Selanjutnya, segerombolan yang menggunakan jaket hitam-hitam dan bermasker, usai menciderai FRA, langsung melarikan diri ke arah selatan.

"Saya tidak mengenalinya, ciri-cirinya pada saat itu kebanyakan mereka menggunakan jaket hitam dan bermasker, dan wajahnya ditutupi menggunakan penutup kepala yang ada di jaketnya, dan kurang lebih ada sekitar 15 orang," ujarnya.

Sementara itu, ibu korban, IS, berharap semoga pelaku segera ditemukan dan mendapatkan hukuman setimpal dengan yang telah dilakukan kepada anaknya."Dan semoga anak saya cepat sembuh," harapnya.

Sedangkan Kapolsek Kapas, AKP Mulyono menghimbau agar di dalam melaksanakan kegiatan di bulan suci Ramadan ini, semua pihak bisa saling menghargai dan saling menghormati agar tercipta suasana aman, nyaman, tentram dan damai bagi orang lain khususnya yang sedang melakukan ibadah puasa.

"Kemudian dalam kegiatan acara tradisi seperti melakukan sahur keliling agar disesuaikan waktunya, juga perangkat atau alat yang digunakan atau dibunyikan yang sewajarnya saja. Sehingga orang yang sedang aktivitas tidur tidak merasa terganggu," pungkasnya. [riz/ito]

Tag : korban, pembacokan, bojonegoro, rsud, bakalan, bogo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




No comments

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat