09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |   11:00 . Pengguna Jalan Dihimbau Pilih Jalur Alternatif   |   10:00 . Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Banjir, Macet Mengular   |   09:00 . Kolaborasi Stakeholder, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemenkes   |   21:00 . Malam Ini Debit Air Waduk Pacal dan Bengawan Solo Meningkat   |   20:00 . Inisiasi Pengembangan Vinglish Melalui Riset   |   19:00 . Live : Bojonegoro Fashion Street and Veggie   |   18:00 . Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum   |  
Sun, 27 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Gara - Gara Smartphone Kasus Perceraian di Bojonegoro Meningkat

blokbojonegoro.com | Wednesday, 02 March 2022 17:00

Gara - Gara Smartphone Kasus Perceraian di Bojonegoro Meningkat Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Solikin Jamik (Foto: Doc.blokBojonegoro.com)

Kontributor : Moch Misbahul Munir

blokBojonegoro.com - Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi salah satunya dengan diciptakannya smartphone, yang berdapak positif dengan semakin mudah dan cepat untuk melakukan komunikasi. Seiring semakin meluasnya penggunaan smartphone di kalangan masyarakat saat ini, juga berdampak negatif dengan meningkatnya kasus perceraian.

Ketua Panitera Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Sholikin jami' mengungkapkan, yang menjadi penyebab dari maraknya kasus perceraian yang ada selain dari faktor ekonomi, baru - baru ini terungkap penyalahgunaan media komunikasi telephone genggam juga menjadi penyebab dari banyaknya kasus perceraian yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro.

"Ini merupakan trend baru di Bojonegoro, sekitar 48 persen penyebab perceraian di Bojonegoro disebabkan perselingkuhan yang disebabkan penyalahgunaan alat komunikasi handphone," ungkap Sholikin Jami' pada Rabu (2/3/2022).

Maraknya kasus perselingkuhan ini bermula dari pesan singkat dan telepon dari pihak ketiga berujung pada perselingkuhan, kemudian terjadi pertengkaran yang tidak bisa di selesaikan sehingga berakhir pada perceraian.

"Rata-rata yang melakukan perceraian yang tergolong masih muda, usia pernikahannya baru 5 sampai 6 tahun," katanya.

Dalam kurun waktu 2 bulan terakhir, yakni sejak bulan januari sampai februari 2022, total 568 perkara perceraian yang sudah masuk di Pengadilan Agama Bojonegoro. Dengan rincian 427 perkara cerai gugat dan 141 cerai talak.

Untuk itu Ketua Penitera PA Bojonegoro mengingatkan, perlunya kesadaran dalam penggunaan alat komunikasi secara bijaksana ini menjadi penting dalam menjaga sebuah pernikahan. "Saling mendukung serta komunikasi dengan baik, tidak mudah tergiur dengan rayuan dari pihak ketiga yang menawarkan kemudahan hidup menjadi kunci suksesnya menjaga rumah tangga," pungkasnya. [mis/ito]

Tag : kasus, cerai, bojonegoro, pengadilan, agama



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat