18:00 . Ada Kebocoran dan Perbaikan Saluran, PDAM Buka Dropping Air Bersih   |   17:00 . Ibadah Apa yang Dianjurkan Rasulullah di Malam Jumat?   |   16:00 . SKK Migas Akan Kembali Menggelar Konvensi Hulu Migas   |   15:00 . Pasutri Curanmor yang Tertangkap di Balen, Divonis Dua Tahun Penjara   |   13:00 . PT Pertamina EP Sukowati Field Meraih Penganugerahan Piala PSBE dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM   |   12:00 . Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Kunker di Lapas IIA Bojonegoro   |   09:00 . Disperinaker; 1.625 Tenaga Kerja Masih Aktif Bekerja di Proyek JTB   |   08:00 . Harga Tembakau Rajang Kering Tinggi, Petani Sumringah   |   07:00 . 5 Cara untuk Menghentikan Kebiasaan Anak Menggigit Kuku   |   19:00 . Prgoram Pengembangan Masyarakat Selesai, EMCL Gandeng PC GP Ansor Serahkan ke Desa   |   18:00 . Diserahkan ke Dinsos Jatim, Bayi Mungil Diberi Nama Hilya Qonita   |   16:00 . Usai Telur dan Cabai, Kini Harga Daging Ayam Kompak Turun   |   15:00 . Pemuda Asal Temayang Sukses Lestarikan Batik Tulis   |   14:00 . ISTeK ICsada Bojonegoro Gelar Diseminasi Program Aku Sehat 2022   |   13:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Sosialisasi Operasi Zebra bersama FKOB   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pelatihan Jitupasna Kurangi Risiko Bencana di Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Thursday, 23 June 2022 12:00

Pelatihan Jitupasna Kurangi Risiko Bencana di Bojonegoro

Reporter : Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyelenggarakan Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna).

Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut menghadirkan narasumber dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Jawa Timur dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bojonegoro.

Pelatihan digelar selama dua hari. Terhitung sejak hari rabu-kamis, 22-23 Juni 2022. Dengan diikuti 65 peserta yang merupakan perwakilan dari 28 Kecamatan.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dalam arahannya secara daring menuturkan bahwa dalam mengkaji kebutuhan pasca bencana perlu memperhitungkan dengan cermat perkiraan kebutuhan biaya. Maka sebaiknya, dalam pelatihan ini agar dicek terlebih dahulu obyektifitasnya.

Pertama, terkait bencana yang berdampak langsung pada manusia. Misal untuk membantu kaum lansia dan disabilitas agar diperhitungkan kebutuhan tandu dan kursi roda. Selain itu kebutuhan khusus untuk wanita dan anak-anak harus benar-benar diperhatikan.

"Berikutnya terkait kebutuhan dasar. Misal jika terjadi bencana besar maka perlu dipersiapkan pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, air bersih, dan konsumsi makan sehari-hari," tutur Bupati Anna.

Kedua, bencana yang berdampak pada terganggunya aktifitas manusia seperti tanah longsor dan infrastruktur yang roboh. Hal ini juga menjadi pantauan dalam menghitung kebutuhan pasca bencana.

"Jitupasna harus sudah diformulasikan terutama di kecamatan-kecamatan dengan risiko tinggi mengalami bencana misalnya Gondang, Sekar, Purwosari, Tambakrejo dan Ngraho," ucap Bu Anna.

Ketiga, kata Bupati, jitupasna khusus untuk wilayah dengan risiko kebencanaan dari usaha hulu migas agar juga dipersiapkan dengan baik. Termasuk untuk Kecamatan Bojonegoro, Kapas, Gayam, Kaliditu, Ngasem, Purwosari dan Ngambon.

"BPBD telah melakukan MOU dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yaitu Exxonmobil Cepu Limited (EMCL), Pertamina EP Sukowati Field dan Pertamina EP Cepu (PEPC), tentang bagaimana kita mengantisipasi kebencanaan. Termasuk sosialisasi antisipasi kebencanaan dari eksplorasi migas yang memiliki dampak risiko besar. Maka perlu identifikasi yang tepat dalam perhitungan kebutuhan pasca bencana," lanjut Bupati.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Ardhian Orianto menambahkan bahwa pelaksanaan Pelatihan Pengkajian kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) sebagai tindak lanjut dari Peraturan  Kepala BNPB Nomor 15. Tahun 2011, tentang Pedoman Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana.

Maksud pelaksanaan pelatihan untuk memberikan bekal keterampilan dalam penghitungan kebutuhan, serta kerugian pasca bencana kepada Aparatur Pemkab Bojonegoro. Khususnya yang berada di desa maupun kecamatan.

"Kemudian untuk tujuannya, melalui pelatihan ini peserta diharapkan mampu memberikan kemampuan kepada agen-agen Destana (Desa Tangguh Bencana) dalam menghitung kerugian-kerugian yang disebabkan oleh bencana yang berada di wilayah Bojonegoro," sambung Bupati Anna.

Dalam pelatihan tersebut, metode Jitupasna mengacu pada Perka BNPB Nomor 15 Tahun 2011. Jitupasna merupakan suatu rangkaian kegiatan pengkajian dan penilaian akibat, analisis dampak dan perkiraan kebutuhan yang menjadi dasar bagi penyusunan renaksi, rehabilitasi dan rekonstruksi. Pengkajian dan penilaian meliputi identifikasi perhitungan kerusakan dan kerugian fisik serta non fisik yang menyangkut aspek pembangunan manusia, perumahan atau pemukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor.

"Hingga analisis dampak melibatkan tinjauan keterkaitan dan nilai agregat akibat bencana dan implikasi umumnya. Termasuk terhadap aspek-aspek fisik dan lingkungan, perekonomian, psikososial, budaya, politik dan tata pemerintahan," tutup Kalaksa BPBD Bojonegoro. [liz/ito]

 

Tag : Bpbd, bojo, pelatihan, jitupasna



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat