21:00 . Tanggapi Isu Nurul Azizah Akan “Dikuningkan”, Mitroatin: Kami Terbuka   |   18:00 . 11 Remaja Diringkus Polisi, Diduga Terlibat atas Kematian Remaja di Bojonegoro   |   17:00 . Golkar Bojonegoro Manuver ke Wahono-Nurul, Batal Usung Anna Muawanah   |   15:00 . DPP PBB Turut Berikan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   07:00 . Kehadiran Agen BRILink Permudah Transaksi Keuangan Masyarakat di Desa   |   14:00 . 120.687 Ton Alokasi Pupuk Subsidi untuk Bojonegoro, Sebagian Belum Tersalurkan   |   13:00 . Ketika Bakso Pangkalan Makin Modern Bayarnya Bisa Pakai QRIS   |   09:00 . Dikenal Ulet, Pedagang Kelontong New Pasar.id Banjarejo Dapat Reward dari BRI   |   08:00 . Pelaku Usaha Terbantu Berkat KUR BRI, Kini Punya 5 Cabang Laundry di Bojonegoro   |   22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   13:00 . Keren Masyarakat Bisa Bayar Mudah Pakai QRIS di Pekan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2024   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |  
Tue, 23 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum

blokbojonegoro.com | Friday, 25 November 2022 18:00

Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Kabupaten Bojonegoro atau dikenal dengan Kota Migas, memiliki sejarah panjang. Terutama kisah-kisah heroik para pahlawan, bahkan tak sedikit yang kemudian nama para pahlawan tersebut diabadikan menjadi nama sebuah jalan. 

R. Ngastasio Kertonegoro, nama panggung pemerhati sejarah asal Bojonegoro, tampak membawa setumpuk literatur sembari bercerita kisah kepahlawanan di Bojonegoro pada eranya.

Menurutnya, sampai kapan pun, bulan November akan tetap menjadi bulan pengingat kisah pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Seakan juga momentum untuk merefleksikan pahlawan lokal Bojonegoro.

Ngastasio menceritakan, nama-nama tokoh pahlawan Bojonegoro yang diabadikan, baik melalui nama jalan maupun fasilitas lainnya, ada 13 nama muncul dalam perbincangan tentang sejarah ini.

Ngastasio juga nampak memejamkan mata, mengingat sembari mengurut jalan dan beberapa fasilitas publik bernamakan pahlawan sesuai denah kota sebagaimana hasil pengamatannya.

"Nama-nama pahlawan tersebut di antaranya Letjen H. Soedirman (diabadikan menjadi nama stadion), Dr.R. Sosodoro Djatikoesoemo (diabadikan menjadi nama rumah sakit umum daerah) dan Tumenggung Sosrodilogo (diabadikan menjadi nama jembatan)," ungkapnya.

Sementara, beberapa tokoh pahlawan yang diabadikan menjadi nama jalan diantaranya Lettu Soejitno, Lisman, Lettu Suwolo, Kopral Kasan, Serma Maun, Sersan Darsi, Letda Suradji, Serma Abdullah, Letda Mustajab dan Kapten Martono.

"Beberapa nama tersebut tercantum di buku Sejarah Kabupaten Bojonegoro. Menyingkap Kehidupan dari masa ke masa yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bojonegoro, tahun 1988," tuturnya.

Bahkan, beberapa nama pahlawan yang diabadikan menjadi nama jalan diterangkan melalui Buku Sejarah Perjuangan TRIP Bojonegoro. Dimana mengisahkan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dalam Perang Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Sering kali saya berbincang dengan anak muda bahkan yang sudah berumur tapi belum tahu kisah-kisah perjuangan pahlawan Bojonegoro. Padahal tempat tinggalnya di jalan tersebut, melalui perbincangan ini. Semoga semakin banyak warga Bojonegoro, mengerti kisah kepahlawanan yang sudah diabadikan pemerintah melalui nama jalan maupun infrastruktur publik,” ulas Ngastio.

Letjen H. Soedirman misalnya, nama yang diabadikan menjadi stadion sepak bola di Bojonegoro di Jalan Lettu Suwolo. Pahlawan ini lahir di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. Bahkan ia sendiri merupakan komandan Brigade Ronggolawe (1948-1952). Pahlawan nasional dan tokoh sentral dalam usahanya mempertahankan Bojonegoro dari Belanda.

Lettu Suwolo juga tergabung di Brigade Ronggolawe, gugur saat terjadi peristiwa kontak senjata dengan tentara Belanda di Desa Kendal Utara, Ngumpakdalem. Kisah patriotik juga berasal dari para pejuang TRIP, diabadikan menjadi Jalan Lisman. Pelajar berusia 18 tahun yang gugur saat membawa amunisi peluru.

Namun, pahlawan yang diabadikan menjadi Jalan Serma Abdullah dan Jalan Kopral Kasan, gugur dan senjatanya terampas. Terjadi saat serangan keenam pada tanggal 2, malam 3 Agustus 1949.

“Kala itu mempertahankan Bojonegoro dari serangan Belanda, gugur di daerah Temayang beserta delapan pejuang lainnya, Serma Abdullah gugur dan diabadikan menjadi nama jalan di Desa Pacul. Sementara Kopral Kasan diabadikan menjadi nama Jalan di Banjarejo," tambah dia.

Beberapa nama tokoh pahlawan ini tentu hanya sebagian, masih banyak tokoh-tokoh lain yang tentunya mengandung histori kepahlawanan, seperti Sersan Darsi, yang diabadikan menjadi nama jalan di Banjarejo.

Menurutnya, di sekitar Pacinan Karangpacar Bojonegoro sebuah peluru mengenai kepala dan Sersan Darsi gugur saat perjalanan menuju Komando Batalyon. Itulah beberapa kisah tokoh-tokoh pejuang lokal yang namanya diabadikan. "Baik untuk infrastruktur publik maupun nama jalan. Di sanalah letak pemerintah hadir dalam melestarikan semangat patriotisme,” pungkasnya. [liz/mu]

 

Tag : pahlawan bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat