10:00 . Selidiki Penyebab Kematian Remaja di Bojonegoro, Polisi Periksa 5 Saksi   |   08:00 . Hendak Konvoi, Ratusan Remaja di Bojonegoro Dihukum Dorong Motor   |   07:00 . Tersebar Diduga CCTV Detik-detik Remaja di Bojonegoro Dikejar 4 Motor Sebelum Meninggal   |   22:00 . Kisah Inspiratif Pembatik Gen Z Asal Temayang, Berdayakan Tetangga Melalui Usaha Rintisannya   |   21:00 . Ya Allah, Balita di Bojonegoro Meninggal Terlindas Truk   |   20:00 . Sebelum Dimakamkan, Jenazah Remaja yang Ditemukan Meninggal di Bojonegoro Diautopsi   |   19:00 . Kronologi Meninggalnya Remaja di Bojonegoro, Korban Dikejar dan Tabrak Pembatas Jalan, Polisi Terus Selidiki   |   18:00 . Setyo Wahono Adik Mensesneg Nyatakan Siap Maju Calon Bupati Bojonegoro   |   17:00 . Remaja di Bojonegoro Ditemukan Meninggal, Dikeroyok atau Kecelakaan?   |   16:00 . Bagaimana Pertanian Ekologis Ramah Lingkungan Mengubah Nasib Petani di Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Satu Keluarga Hasilkan Cuan dari Olahan Tanaman Sekitar Rumah, Bisnis Makin Berkembang Berkat KUR   |   14:00 . Kisah Milenial Asal Bojonegoro Gunakan Satu Aplikasi Untuk Segala Kebutuhan   |   13:00 . Bayar Uang Kuliah Hingga Beli Pulsa, Belanja Bisa Lewat Fitur BRImo   |   12:00 . Bukan Suami Istri, Penghuni Kos Nakal Pondok Pinang Diamankan Satpol PP   |   09:00 . Hendak Konvoi, Ratusan Remaja di Bojonegoro Diamankan Polisi   |  
Mon, 15 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

PD Muhammadiyah Bojonegoro, Desak Kepolisian Tangkap ASN Pelaku Ujaran Kebencian

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 April 2023 13:00

PD Muhammadiyah Bojonegoro, Desak Kepolisian Tangkap ASN Pelaku Ujaran Kebencian

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Wakil ketua PD. Muhammadiyah Bojonegoro, bidang kebijakan publik dan hukum, Sholikin Jamik mendesak polisi untuk segera menangkap dan memeriksa Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin, peneliti BRIN yang mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah.

Menurut Sholikin Jamik, pernyataan bernada ancaman tidak pantas disampaikan oleh ASN, apalagi ASN yang bekerja di lembaga penelitian seperti BRIN.

"Kami mengecam keras atas pernyataan ancaman yang disampaikan oleh Andi Pangerang Hasanuddin yang mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah," ungkap Sholikin Jamik. 

Menurutnya, sebagai ASN, Andi  semestinya bekerja secara profesional dan tidak memihak pada satu paham keagamaan atau kelompok organisasi.

Menurut Sholikin, ancaman yang disampaikan dinilai menodai kerukunan umat beragama. Pernyataan tersebut, kata dia, membuat banyak warga negara yang merasa khawatir dan takut.

Hal ini karena menghalalkan darah itu sama dengan ancaman membunuh. Bahwasanya pernyataan peneliti BRIN tersebut sangat serius dan berbahaya.

"Mestinya ini bukan delik aduan, kalau ada ancaman membunuh seperti ini. Maka aparat penegak hukum (APH) harus segera melakukan langkah antisipatif. Dan paling tidak, pelakunya diamankan terlebih dahulu lalu diperiksa dasar dari pernyataannya," imbuh Sholikin.

Sholikin Jamik menegaskan, perbedaan dalam hal agama di Indonesia sudah menjadi hal yang lumrah. Perbedaan tersebut dihormati sehingga semua hari besar umat beragama dirayakan dengan baik dan dijadikan hari libur bersama.

"Kalau beda agama saja bisa saling menghormati, kenapa yang hanya berbeda metode penentuan 1 Syawal justru seperti mau perang. Padahal perbedaan bukan hanya sekali ini terjadi, sudah puluhan kali. Dan itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di negera lain yang merayakan lebaran tanggal 21 April 2023," paparnya 

Lanjut Solikhin Jamik, apa yang dilontarkan salah satu peneliti BRIN tak hanya bersifat ancaman tetapi juga melanggar UU ITE dalam menyebarkan ujaran kebencian sebagaimana diatur Pasal 28 ayat (2) juncto 45 ayat (2).

"Kami mengecam dengan sangat keras setiap tindakan provokatif di media sosial yang dapat memecah belah persatuan. Apalagi tindakan provokatif dilakukan seorang ASN aktif BRIN," jelasnya. 

Selain itu pihaknya juga mendesak dan menuntut Polri melalui Kapolres Jombang segera mengusut tindak pidana yang ada. "Dan meminta KemenPAN-RB serta Kepala BRIN untuk bertindak tegas atas sikap ASN yang berbicara maupun bersikap tak pantas," ulasnya. [liz/lis]

 

Tag : Brin, peneliti



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat