14:00 . 120.687┬áTon Alokasi Pupuk Subsidi untuk Bojonegoro, Sebagian Belum Tersalurkan   |   13:00 . Ketika Bakso Pangkalan Makin Modern Bayarnya Bisa Pakai QRIS   |   09:00 . Dikenal Ulet, Pedagang Kelontong New Pasar.id Banjarejo Dapat Reward dari BRI   |   08:00 . Pelaku Usaha Terbantu Berkat KUR BRI, Kini Punya 5 Cabang Laundry di Bojonegoro   |   22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   13:00 . Keren Masyarakat Bisa Bayar Mudah Pakai QRIS di Pekan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2024   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   19:00 . Opening Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   18:00 . Akui Peluang Tipis, Edi Sampurno Pilih Tetap Jadi Kades Campurejo   |   17:00 . Resmi, AHY Berikan Rekomendasi Partai Demokat ke Wahono-Nurul   |   16:00 . Gerindra Klaim Sejumlah Parpol Turut Usung Wahono-Nurul   |   14:00 . PPM Al Fatimah Bojonegoro Sambut Baik JICA Volunteer dari Jepang melalui Program RMS   |  
Mon, 22 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cerita Desa Bulu, Dulunya Adalah Hutan Belantara

blokbojonegoro.com | Tuesday, 12 September 2023 12:00

Cerita Desa Bulu, Dulunya Adalah Hutan Belantara

Kontributor: Sahdan 

blokBojonegoro.com - Handoyo Sekretaris Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro menceritakan awal mula nama Desa Bulu menurut cerita nenek moyang atau para sesepuh disini itu karena banyaknya pohon bulu.

Para sesepuh desa menceritakan dulu di sini hutan belantara sejak zaman penjajahan Belanda hingga merdekanya bangsa Indonesia dari segala belenggu penjajahan.

Di tempat ini dulu memang banyak sekali pohon bulu, maka seluruh warga menyebutnya bulu-bulu sehingga sebutan banyak orang zaman dahulu itu ditetapkan menjadi sebuah Desa yaitu Desa Bulu.

"Menurut penuturan para sesepuh di sini awal mulanya karena banyaknya pohon Bulu maka sampai sekarang pun dinamakan Desa Bulu," jelas Sekretaris Desa Handoyo.

Masyarakat Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro ini 96 persen petani, dari tahun ke tahun masyarakat menghasilkan tembakau terbesar Sekecamatan Sugihwaras, tidak hanya jumlahnya yang paling banyak akan tetapi kualitas juga paling bagus.

"Penghasil tembakau terbesar dan paling bagus kualitasnya se kecamatan Sugihwaras," ungkap Handoyo saat ditemui awak media.

Desa Bulu hari ini termasuk katagori desa mandiri di Kecamatan Sugawaras baik dilihat dari segi pembangunan infrastruktur dalam hal ini sarana prasarana, kemudian juga sudah mulai ke arah pembangunan sumber daya manusia.

Desa Bulu sering mengadakan pelatihan-pelatihan tentu guna meningkatkan sumber daya manusia dan menggali potensi yang dimiliki, contoh misalnya kerajinan tangan dalam hal tas rajut meskipun jumlah anggotanya masih puluhan akan tetapi kalau terus komitmen maka lama kelamaan akan berkembang pesat dan tidak menutup kemungkinan bisa memiliki pasar tersendiri, dalam hal ini pasar modern

Langkah awal saat ini, kata Handoyo, desa berupaya memasuki produksi tas rajut ini ke pasar pasar modern, supaya bisa kenal masyarakat luas dan dibeli oleh semua kalangan.

"Sebulan sekali dibalai Desa Bulu kita mengadakan Cangkruk bareng kaula muda gunanya memberikan pendidikan politik supaya anak-anak muda merasa memiliki Desa Bulu dan Alhamdulillah sudah berjalan 1 tahun ini," tutupnya saat ditemui awak media blokBojonegoro.com [sah/mu]

 

Tag : Cerita desa, sejarah desa, desa bulu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat