Bahaya..! 4.251 Pasien HIV/AIDS, 2.321 dari Luar Daerah
Bupati Wahono saat berdiskusi dengan CEO blokBojonegoro.com, Muhammad Abdul Qohhar

Reporter: Rizki Nurdiansyah

blokBojonegoro.com - Pasien dengan HIV/AIDS di Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan angka mengkhawatirkan. Bahkan, bisa disebut lampu merah. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 4.251 pasien HIV/AIDS tercatat menjalani pengobatan di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.930 orang merupakan warga Kabupaten Bojonegoro, sedangkan 2.321 pasien lainnya berasal dari luar daerah. Hal tersebut membuat Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono mendorong semua pihak untuk melakukan pencegahan dan juga pemutusan Rantai HIV/AIDS.

Selain pengobatan yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, melalui lembaga kesehatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro harus lebih memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono kepada awak media menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan segala Sumber daya dilingkungan Pemerintahan untuk melakukan pencegahan yang lebih kuat dan juga pemutusan rantai sebaran HIV/AIDS di wilayahnya.

“Melalui sidak, sosialisasi yang secara terus menerus merupakan langkah yang akan terus kita laksanakan," kata Bupati Wahono, Rabu (23/9/2026).

Bupati Wahono beserta jajaran bertambah giat mendatangi mendatangi tempat-tempat yang rawan adanya penularan HIV/AIDS harus sering intens dilakukan. "Kita minta Dinkes dan lembaga lainnya juga terus melaksanakan sosialisasi bahaya HIV/AIDS," tambahnya.

Pemantauan terhadap pasien HIV/AIDS juga terus menerus dilakukan, agar mereka mau berobat dan terus memiliki optimisme untuk sembuh. Bupati Wahono juga berharap kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit HIV/AIDS yang mudah menular, dan juga menghindari cara penularannya, kemudian kejujuran terhadap petugas medis agar mendapatkan pengamanan yang tepat.

“Jangan malu untuk berkonsultasi bagi pasien HIV/AIDS, kemudian kepada masyarakat yang mengetahui ada pasien HIV/AIDS, mari untuk terus memberikan semangat sembuh, jangan dijauhi tapi terus untuk di berikan peluang bermasyakat dengan baik dan motivasi agar mau rutin berobat dan sembuh,” pungkasnya. [mad]