Abidin Fikri Salurkan Kursi Roda hingga Kaki Palsu untuk Warga Bojonegoro-Tuban
Foto bersama penerima bantuan, Abidin Fikri berikan kursi roda hingga kaki palsu untuk warga (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebanyak 99 warga penerima manfaat di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban menerima bantuan alat aksesibilitas dan paket sembako yang disalurkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Abidin Fikri, S.H., M.H., pada Selasa (20/10/2026).

Bantuan tersebut menyasar penyandang disabilitas, lansia, serta masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan jenis bantuan terhadap kebutuhan fisik dan kondisi masing-masing penerima manfaat.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, tongkat adaptif, serta paket sembako. Perangkat aksesibilitas tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat menjalankan aktivitas harian dengan lebih mudah dan mandiri.

Abidin Fikri menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya menangani persoalan kesejahteraan sosial sekaligus mendorong pemenuhan hak penyandang disabilitas di daerah pemilihan.

"Kami ingin memastikan program-program sosial benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas penyandang disabilitas dan lansia, sekaligus meringankan beban kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat," ungkap Abidin Fikri.

Menurutnya, pengawalan program sosial perlu terus dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran. Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap layanan kesejahteraan sosial yang inklusif.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap program-program prioritas di sektor sosial akan terus dilanjutkan untuk mendorong pemerataan layanan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.

Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing, baik untuk menunjang kemandirian maupun memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. [feb/mad]