‘NU Clean’ Inovasi Deterjen Berbahan Alami KKN UNUGIRI

Pengirim: Irma Erfiyana*

blokBojonegoro.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNUGIRI Kelompok 50 Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, beri pelatihan perihal pembuatan deterjen berbahan alami ber-merk ‘NU Clean’.

Hal itu disampaikan pada Rapat Pleno Tim Penggerak PKK Desa Sendangharjo. Ibu Kades Sulistiyanik Yus Kariyanto, menyampaikan, bila alternatif dari sabun pembersih ini menarik. Apalagi, bisa dijadikan alternatif ramah lingkungan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar rumah.

"Serai, jeruk, kemudian lerek/klerek itukan ada di sekitar kita," ungkapnya.

Ibu Sulis juga berhadap, dengan hadirnya pelatihan ini bisa menjadi alternatif kreasi ibu-ibu PKK, memanfaatkan bahan ramah lingkungan menjadi sesuatu tepat guna dan mendukung tugas domestik.

“Semoga ini bisa menjadi alternatif kreatif,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Sendangharjo saat memberi sambutan.

Sementara, DPL KKN Kelompok 50 Usman Roin, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK atas diperkenankannya mahasiswa mempresentasikan temuan inovatifnya.

Senada dengan ibu Lurah, Usman panggilan akrab Usman Roin, juga menambah bila pelatihan ini sebagai upaya membentuk kreativitas ibu rumah tangga dalam hal memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar, sebagai media bersih-bersih perabot memasak.

“Tadi di mars PKK, terdapat kalimat ‘Kembangkan koprasi jagalah lingkungan dan sekitarnya,’ semoga deterjen berbahan alami ini bisa menjadi wasilah menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Ibu Bondan Kusumaningsih selaku narasumber KKN Unugiri Kelompok 50, dihadapan ibu PKK menyampaikan langkah pembuatan deterjen alami berbahan dasar buah lerak/klerek. Dalam paparannya, ia menyampaikan bila prosesnya bisa dimulai dengan merendam lerak –beserta bijinya, 1 sampai dengan 2 malam. Setelah lunak, diremas-remas sampai keluar cairan berbusa.

Kemudian adonan yang sudah jadi, ditaruh panci dan diberi aroma dari kulit jeruk atau serai sesuai selera, serta diberi garam dapur untuk pengawet. Setelah mendidih, adonan lalu diangkat, baru setelah dingin kemudian disaring.

Untuk cara kedua, Ibu Bondan panggilan akrab Bondan Kusumaningsih, mengasih langkah awal taruh buah lerak, kulit jeruk atau serai, dan garam di sebuah wadah. Kemudian, siram dengan air mendidih, lalu tunggu 2 sampai dengan 3 jam sampai dingin. Baru setelah dingin adonan disaring.

“Cara satu atau dua, bisa digunakan oleh ibu-ibu semua,” jelasnya.

Salah satu peserta Siti Nuriyah, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN karena telah diberi ilmu baru. Ia juga berharap, buah klerek bisa segera dibudidayakan di Sendangharjo menjadi alternatif deterjen alamiah masing-masing keluarga.

“Mudah-mudahan yang buah kleraknya itu tadi segera kita dapatkan bijinya supaya kita segera menanam. Dan kita bisa mengimplementasikan ke keluarga kita,” pintanya.

Diakhir pelatihan, Tim KKN Unugiri Kelompok 50 juga memberi hasil olahan deterjen serbaguna yang diberi nama ‘NU Clean’ kepada puluhan ibu-ibu PKK yang hadir, serta diabadikan dalam foto bersama setelah pelatihan.

* Pengirim adalah Sekretaris KKN Unugiri Kelompok 50 Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem.