Usai Viral, Pemkab Bojonegoro Segera Bangun Jalan Rusak di Desa Napis

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Usai viral di media sosial (Medsos), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akhirnya turun tangan untuk menangani jalan poros desa di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUBMPR) Kabupaten Bojonegoro, Chusaivi Ivan Rachmanto mengungkapkan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi jalan yang rusak tersebut.

“Kami sudah meninjau jalan itu. Karena jalan ini menghubungkan beberapa dusun dan juga digunakan warga menuju Kabupaten Ngawi, maka penanganan rehabilitasi jalan akan dilakukan melalui program CSR,” ungkap Ivan, Selasa (11/11/2025).

Menurut Ivan, penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi solusi cepat. Sebab pada penyusunan anggaran tahun 2025, pembangunan jalan poros desa tersebut belum direncanakan.

“Dana CSR dipergunakan karena di tahun anggaran 2025 tidak terdapat alokasi pembangunan jalan ini, dan statusnya merupakan jalan poros desa,” jelas Ivan.

Saat ini, lanjutnya, Dinas PUBMPR masih berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro terkait pelaksanaan program tersebut. Ivan berharap, rehabilitasi jalan bisa segera terealisasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Napis, Mulyono, menjelaskan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung selama beberapa bulan. Kondisi kian memburuk setelah warga mencoba menambal menggunakan tanah liat untuk keperluan hajatan.

“Setelah musim penghujan, jalan yang ditambal malah jadi semakin rusak. Kami sudah melaporkan kondisi ini ke Pemkab Bojonegoro,” tutur Mulyono.

Dirinya menyambut baik rencana perbaikan tersebut. Jalan poros desa itu, kata Mulyono, menjadi akses utama bagi warga di tiga dusun, yakni Dusun Bagi, Dusun Koripan, dan Dusun Daplangu, sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Ngawi.

“Alhamdulillah, dengan adanya perbaikan ini warga bisa beraktivitas dengan lancar. Jalan ini juga digunakan warga menuju Kabupaten Ngawi. Semoga perbaikan ini bisa meningkatkan nilai ekonomi masyarakat,” pungkasnya. [riz/mad]