Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Suasana haru dan bangga menyelimuti aula SMK Negeri Temayang saat prosesi pelepasan siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026 digelar. Di hadapan orang tua, guru, dan tamu undangan, sebanyak 167 siswa resmi dilepas dengan capaian kelulusan 100 persen, Rabu (6/5/2026).
Acara tersebut turut dihadiri pengawas pembina, unsur Forkopimcam, komite sekolah, wali murid, serta bapak dan ibu guru. Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan siswa di bangku SMK sekaligus awal perjalanan mereka menuju dunia nyata.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMKN Temayang, Umi Kulsum, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah tujuan akhir, melainkan pintu awal untuk mengasah kompetensi yang telah dipelajari selama tiga tahun.
"Selamat kepada kalian semua, seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen. Namun pembelajaran bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk menguasai kompetensi yang sesungguhnya," ungkapnya sebelum prosesi seremoni kelulusan siswa.
Ia menyampaikan, selama masa pendidikan, para guru telah berupaya memberikan bekal terbaik, baik dari sisi pengetahuan maupun pembentukan karakter. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

"Semua tempat adalah sekolah, dan semua orang bisa menjadi guru. Artinya, kalian harus terus belajar di mana pun berada," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Umi Kulsum juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua. Setelah tiga tahun mendampingi siswa, pihak sekolah secara simbolis mengembalikan tanggung jawab pendidikan kepada keluarga.
"Hari ini kami serahkan kembali anak-anak kepada Bapak Ibu. Tanggung jawab kami selama tiga tahun telah kami jalankan, dan semoga ilmu yang diberikan bermanfaat dalam kehidupan mereka," kata Bu Umi.
Dari total 167 lulusan, mereka berasal dari enam kompetensi keahlian, yakni Teknik Elektronika Industri 15 siswa, Teknik Kendaraan Ringan 55 siswa, Teknik Komputer dan Jaringan 62, serta Akuntansi 35 siswa.
Data per Mei 2026 menunjukkan, sekitar 42 persen lulusan telah terserap di dunia kerja. Sementara lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun meniti jalan wirausaha.
Sekolah pun mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan diri sesuai minat dan potensi. Bekal keterampilan yang diperoleh selama di SMK diharapkan mampu menjadi modal untuk bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha.

Di akhir sambutannya, Umi Kulsum menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan di SMKN Temayang, sekaligus menyampaikan permohonan maaf.
"Terima kasih kepada semua pihak, khususnya guru dan orang tua, atas dukungannya. Jika ada kebijakan atau hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Doa kami selalu menyertai langkah anak-anak ke depan," tutupnya.
Di balik senyum para lulusan, tersimpan harapan besar dari orang tua dan guru. Pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk meraih masa depan. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published