Gus Ipul: Hoaks dan Jaga Kesolidan Jelang Muktamar NU ke 35
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf

Kontributor: Ayu Rahma Fadila

blokBojonegoro.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf, mengimbau seluruh warga Nahdliyin, khususnya jajaran pengurus wilayah dan cabang, agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang beredar menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.

​Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. PBNU berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar hingga hari pelaksanaan. 

​Pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut meminta masyarakat untuk selalu mengacu pada saluran resmi organisasi maupun media massa yang kredibel dalam menerima informasi.

​"Yang penting juga adalah percaya pada berita-berita yang benar. Jangan sampai percaya pada hoaks, berita-berita palsu, atau berita yang menyesatkan," ujar Gus Ipul belum lama ini.

​Gus Ipul menjelaskan bahwa berbagai kabar yang berseliweran di luar saluran resmi PBNU tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan. "Ikuti semua kabar yang official. Karena kabar di luar sana macam-macam. Ada yang menyebarkan dokumen atau surat keputusan yang tidak ditandatangani. Itu tidak benar," tegasnya.

​Selain masalah kabar bohong, PBNU juga menegaskan komitmennya untuk memastikan proses kepesertaan Muktamar Ke-35 NU berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku. Seluruh pengurus cabang maupun wilayah yang memenuhi syarat dipastikan memiliki hak penuh untuk menjadi peserta.

​"Peserta itu adalah hak cabang dan wilayah yang memenuhi syarat. PBNU membantu jika ada kekurangan, tetapi prosesnya harus benar dan dokumennya tidak boleh palsu. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tidak ada yang dipersulit," kata Gus Ipul.

​Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran pengurus PBNU saat ini berada dalam kondisi solid dan tengah fokus melakukan persiapan agar pelaksanaan muktamar dapat berjalan dengan baik. "Kalau melihat kondisi sekarang, semuanya guyub. Kami menyambut Muktamar dengan semangat kebersamaan," ucapnya. [ayu/mad]