Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Prestasi gemilang dicatat Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, yang menjadi salah satu peserta terpilih Pembinaan dan Penilaian Kelompok Agribisnis Peternakan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kelompok ternak tersebut menjadi wakil Kabupaten Bojonegoro dalam penilaian kelompok agribisnis peternakan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro ini mengikuti penilaian bersama Kelompok Ternak Srono Makmur Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan. Tim Penilai datang di Desa Hargomulyo disambut langsung oleh anggota Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro. Kegiatan diawali dengan paparan profil dan kegiatan kelompok yang disampaikan oleh perwakilan kelompok di salah satu rumah anggota.
Selanjutnya, Tim Penilai melakukan tinjauan lapang dengan melihat secara langsung kandang sapi komunal milik kelompok serta sekretariat Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro.
Salah satu perwakilan Kelompok Ternak Lembu Suro, Pardi, menyampaikan bahwa kelompoknya tidak hanya aktif dalam bidang peternakan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia menjelaskan, saat ini populasi sapi yang dikelola kelompok mencapai 101 ekor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 ekor telah terjual sehingga saat ini terdapat 42 ekor sapi.
“Populasi sapi saat ini ada 101 ekor. Yang sudah dijual 59 ekor, masih 42 ekor untuk saat ini,” jelas Pardi.
Dari 42 ekor sapi yang ada, sebanyak 31 ekor ditempatkan di kandang komunal. Sementara sapi lainnya ditempatkan di kediaman anggota kelompok karena kapasitas kandang komunal yang tersedia sudah tidak mencukupi.
Pardi berharap melalui pembinaan dan penilaian tingkat provinsi ini, Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro dapat terus berkembang dan menjadi kelompok peternak yang semakin baik.
“Mohon bimbingannya agar kami bisa menjadi kelompok yang lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Elfia Nuraeni, menyampaikan bahwa Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro memiliki sejumlah keunggulan dan keunikan yang berbeda dengan kelompok peternak lainnya. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Disnakkan memilih kelompok tersebut untuk mewakili Kabupaten Bojonegoro di tingkat provinsi.
Kelompok Ternak Sapi Lembu Suro telah memiliki semangat dan kekompakan yang kuat sejak berdiri pada 2012. Tidak hanya dalam pengembangan peternakan, kelompok juga dikenal memiliki jiwa sosial dan semangat gotong royong yang tinggi.
“Di Lembu Suro ini kekompakannya luar biasa, jiwa sosial dan semangat gotong royongnya juga luar biasa. Semangat ini menjadi modal bagi kami untuk terus melakukan pendampingan dari Dinas Peternakan,” jelasnya.
Menurut Elfia, Desa Hargomulyo juga memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar. Wilayah tersebut menjadi salah satu sumber bibit sapi dan memiliki populasi sapi Peranakan Ongole (PO) yang cukup banyak.
“Di sini sumber bibit banyak yang dari sini. Di sini juga banyak populasi sapi PO dan masuk dalam Asosiasi PO Bojo, kelompok peternak sapi PO Bojonegoro,” tambahnya. [mad]