Skip to main content

Category : Kolom


Mengenang 48 Tahun Wafatnya Bung Karno

Bung Karno, Sejarah bagi Masa Depan

Bung Karno pemimpin yang menang. Figurnya komplit. Ia membakar kesadaran politik massa, penggali Pancasila, memerdekakan bangsa. Ia berhasil mendirikan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dengan segenap daya dan upaya ia pimpin Republik untuk mempertahankan kemerdekaan.

Era Baru Para Petarung

The best fighter is not a Boxer, Karate or Judo man. The best fighter is someone who can adapt on any style. He kicks too good for a Boxer, throws too good for a Karate man, and punches too good for a Judo man - Bruce Lee”. Perlahan popularitas tinju di seluruh dunia mulai surut, tergeser pertarungan beladiri campuran (Mixed Martial Arts – MMA) yang semakin populer di dunia. Jika tinju hanya menggunakan satu jenis teknik beladiri, MMA menerapkan prinsip Bruce Lee, petarung terbaik adalah orang yang mampu menguasai beragam teknik dan gaya bertarung. Saat ini juga sulit menemukan petinju yang melegenda, punya nama besar sekaligus nilai jual tinggi, seperti; Muhammad Ali, George Foreman, Mike Tyson, Sugar Ray Leonard, Oscar De La Hoya atau generasi baru seperti Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiano,

Pancasila sebagai Moralitas Kepemimpinan

Indonesia adalah Pancasila, 73 tahun Ideologi ini mengikat persatuan nurani Bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar yang melandasi Persatuan bangsa, adalah hasil kerja keras dari keberanekaragaman pemimpin pada saat itu. Oleh karena itu, maka sudah sepatutnya kita harus memahami sekaligus memaknainya secara utuh dan sesuai.

Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Pancasila Pemersatu untuk Indonesia Raya

Setiap memasuki Bulan Juni, ingatan kita terpaut pada Pancasila dan Bung Karno. Tanggal 1 Juni 1945 patut kita refleksikan betapa Allah SWT begitu menyayangi Indonesia dengan memberikan anugerah dan petunjuk-nya kepada Bung Karno untuk dapat menyampaikan pidatonya yang maha penting di depan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) yang diketuai oleh dr. KRT. Radjiman Wedyoningrat.

Teroris 'Di Dalam Rumah Kita'

Saat Al Qaeda melakukan aksi teror di berbagai belahan dunia, sebagian dari kita mungkin menganggap peristiwa itu nun jauh di sana. Saat Al Qaeda surut dan berganti dengan “Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL)” atau “Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)”, pandangan itu relatif tidak berubah.

Upaya Guru Melawan Teroris

Tragedi serangan bom di Surabaya (13/5/2018), dan rentetan yang terbaru, memantik semangat bersama untuk tidak takut kepada teroris. Bahkan secara khusus tagar (#) kamitidaktakut didengungkan sebagai pengobar semangat agar segenap elemen masyarakat tidak ciut nyali terhadap teroris. Tagar ini juga dalam rangka mengkonsolidasikan segenap elemen tak terkecuali para guru bersatu padu melawan teroris di bumi NKRI ini.

Mahathir PM Lagi

Begitu efisien Pemilu di Malaysia. Pukul 08:00 mulai pemungutan suara. Pukul 17:00 ditutup. Pukul 22.30 malam Mahathir sudah mengklaim kemenangan oposisi. Pukul 03.00 Mahathir sudah resmi mengumumkan kemenangannya. Pukul 05.00 KPU umumkan hasil Pemilu: Oposisi dapat 122 kursi, Barisan Nasional 79 kursi, Partai Islam PAS dapat 18 kursi dan independen 8 kursi. Beres: 222 kursi DPR terisi.

Catatan Piala Indonesia 2018

Persibo, Langkah Tertunda Piala Indonesia

Setelah vakum selama 6 tahun, akhirnya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Piala Indonesia 2018. Tahun ini, pertandingan diikuti 128 klub terdiri 18 klub liga 1, 24 klub liga 2 dan 86 klub liga 3. Sistem pertandingan dibagi dalam 7 babak (pendahuluan, 64 besar, 32 besar, 16 besar 8 besar, semifinal dan final). Persibo vs Madura United menjadi laga pembuka pada 8 Mei 2018 di Stadion Letjen H Sudirman Bojonegoro. Pemilihan tempat laga pembuka juga merupakan penghormatan kepada Persibo sebagai juara Piala Indonesia yang digelar terakhir pada 2012.

Penolakan Raperda Dana Abadi, Sinyal Matinya Inovasi Daerah

Tiga tahun perjuangan pembentukan dana abadi Bojonegoro kini kandas di tangan Pemprov Jatim. Sudah sejak empat tahun yang lalu Bojonegoro mulai mematangkan gagasan pembentukan dana abadi...apa semangat dan misinya?