Skip to main content

Category : Kolom


Salah Tikus atau Manusia?

"Banyak orang begitu jijik dan benci pada tikus, tapi perempuan lajang yang tinggal sendirian di rumahnya yang besar itu justru merasa tentram bersahabat dengan tikus-tikus yang mencericit terus tiada henti," sepenggal kutipan puisi dari Joko Pinurbo tersebut dalam kondis saat ini mungkin berbeda halnya dengan apa yang di rasakan masyarakat sekarang ini, khusunya di daerah Kanor, Bojonegoro. Di mana mereka di buat resah dan juga gelisah perihal serangan dari pasukan tikus yang tak henti-hentinya menyerang tanaman para petani yang sudah hampir mendekati masa-masa panen.

Catatan Dahlan Iskan (4)

Kreasi Baru di Ruang Tunggu

Sudah lama saya menanti kreasi seperti ini. Baru akhir tahun 2017 saya temukan: hotel di ruang tunggu bandara.

Persibo, Marwah dan Kebanggaan

It’s not whether you get knocked down, it's whether you get back up (Vince Lombardi). Perjalanan Persibo mengarungi Kompetisi Liga 3 Sepakbola Indonesia menuju kasta yang lebih tinggi, harus terhenti di babak 8 besar selepas kekalahan dari Aceh United, 13 Desember 2017. Jika hanya dilihat dari sudut pandang sempit, hasil itu mungkin mengecewakan. Namun, jika merujuk pada ungkapan legenda American Football Vince Lombardi, yang lebih penting adalah cara bangkit dari “kejatuhan”, karena itu akan memperlihatkan karakter sejatinya. Merujuk hal itu, hasil yang dicapai Persibo patut dibanggakan. Apalagi jika dikaitkan dengan perjuangan luar biasa membangkitan kembali Persibo setelah “kematiannya” yang panjang.

Catatan Dahlan Iskan (3)

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang mana? Kalau perorangan, siapa?

Catatan Dahlan Iskan (2)

Angka yang Jadi Sumber Kebencian

Angka siapakah yang bisa dipakai pegangan? 7,5 juta? 40.000?. Tentu ini tentang reuni 212. Khususnya tentang berapa orang sebenarnya yang berkumpul di Monas Jakarta hari Sabtu, (2/12/2017) lalu.

Catatan Dahlan Iskan (1)

Harapan Baru Pada Song For Pride

Peristiwa Persebaya lawan PSMS Medan ini sudah 25 tahun berlalu. Tapi tidak pernah hilang dari ingatan. Begitu menggoyahkan jiwa. Persebaya saat itu kalah sejak tendangan pertama dilakukan. Ada serangan mental yang membuat down pemain: berkumandangnya lagu Sing Sing So. Yang sangat masif. Dari suporter PSMS yang mendominasi stadion Gelora Bung Karno.

Bojonegoro Baru, Tantangan Menjawab Kutukan Sumber Daya Alam?

Bojonegoro yang tengah merajut pembangunan di segala bidang lewat kekayaan sumber daya Migasnya tentu menghadapi banyak masalah dan ancaman. Menurut M. Sachs dan Rosser kelimpahan sumberdaya alam tidak selalu dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan. Hal tersebut yang kemudian di kenal dengan “kutukan sumber daya alam”. Masalah sosial, lingkungan dan budaya tentunya harus mampu dijawab oleh pemangku kebijakan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat

Menampar Khayalan Jadi Penulis

RUH-menulis tak akan dimiliki kecuali bagi orang yang rajin menulis. Ukuran rajin itu, seorang penulis bisa menentukan sendiri kapan ia harus menulis, baik terjadwal atau tidak. Karena, menulis akan menjadi habit (kebiasaan) yang meningkat manakala itu dilakukan secara konsisten (ajeg). Dengan konsistensi yang terjaga, Winarno dalam bukunya, ‘Kiat Sukses Menjadi penulis: Menjadi Profesional Berdaya Saing Tinggi’ (2012:39) pun menyebut akan mengantarkan menjadi penulis handal. Pertanyaannya, apakah para penulis yang belajar menulis sudah meluangkan waktu sehari, dua hari, dst., untuk membiasakan menulis?

Faktor Penyebab Lunturnya Bahasa Daerah di Indonesia

Di zaman yang semakin berkembang, dunia seakan menawarkan kehidupan yang serba modern dan canggih. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat seakan terlena akan kehidupan mewah itu. Tidak dapatdipungkiri bahwa globalisasi membawa dampak positif dari segi ekonomi, politik dan kemudahan berinteraksi. Namun, disamping membawa pengaruh positif, globalisasi juga membawa dampak negatif terhadap penggunaan bahasa daerah yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang kaya akan budaya dan bahasa. Masuknya bahasa asing melalui media-media membuat bahasa daerah menjadi terpinggirkan.

Menimbang Duta Pelajar NU

Pemilihan Duta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Bojonegoro, mulai 12 November hingga 3 Desember 2017, sebagaimana blokBojonegoro.com (13/11/2017) memberitakan, patut diapresiasi. Ada geliat untuk memperkenalkan NU kepada pelajar melalui personal approach pelajar. Yakni, pelajar yang cakap tidak hanya secara fisik an sich, namun berbalut kecerdasan intelektual dan spiritual yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah.