Catatan Dahlan Iskan (8)
Lain Surabaya, Lain Bandung
Bila di Surabaya baru muncul Migo, di Bandung sebenarnya sudah lebih dulu ada Banopolis. Sama-sama persewaan sepeda, tapi sejarahnya berbeda.
Bila di Surabaya baru muncul Migo, di Bandung sebenarnya sudah lebih dulu ada Banopolis. Sama-sama persewaan sepeda, tapi sejarahnya berbeda.
Secara geografis, Kabupaten Bojonegoro yang memiliki luas wilayah mencapai 230.706 Ha, potensial sekali untuk menggerakkan literasi ditingkat pedesaan. Bagaimana tidak, berdasarkan data bojonegorokab.go.id, tahun 2016 saja secara administratif Bojonegoro memiliki 28 kecamatan, 419 desa dan 11 kelurahan. Maka jelas, banyaknya desa yang dalam perkembangannya bisa bertambah perlu dibranding dari sisi literasi. Sehingga, walau terlihat orang desa, melainkan pemahaman wawasan luar perlu ditunjang seiring dengan gerakan literasi nasional (GLN) yang tahun 2017 lalu dicanangkan oleh Kemendikbud.
Menjadi pengurus masjid zaman now, saling mempertanyakan kemana para remaja hingga absen sama sekali dari masjid patut menjadi kajian bersama. Pertanyaan itu cukuplah beralasan, sebab kebanyakan takmir masjid kebingungan kala masjid ada kegiatan. Karena yang tampak adalah generasi tua. Padahal secara kodrati, bertambahnya umur manusia pasti juga menyurutkan kekuatan secara fisik yang tak seideal tenaga, semangat dan pikiran saat muda. Lalu
Akhirnya baru pada tahun 2018 ini Dahlan Iskan punya wesite pribadi. Namanya ''disway''.
Saya dapat kabar Audry lagi di Singapura. Gadis Surabaya yang genius. Dan pernah saya tulis panjang lebar. Kebetulan saya juga lagi di Singapura. Baru keluar dari rumah sakit. Tapi belum boleh pulang. Masih harus kontrol ke dokter lagi.
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro memasuki tahap pendaftaran pasangan calon (Paslon). Saat ini, terdapat 4 paslon mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, yaitu: 1. Mahfudhoh Suyoto-Kuswiyanto (MK) dengan kendaraan PAN, Partai Nasdem dan Partai Hanura, 2. Anna Muawannah-Budi Irawanto (Anna-Wawan) partai pengusung PKB dan PDIP, 3. Soehadi Moelyono-Mitroatin (Moelyo Atine) diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar, 4. Basuki-Pudji Dewanto (Basudewo) dimajukan oleh PPP dan Partai Gerindra.
Inilah hasil evaluasi saya tentang tahun 2017: Tuhan sangat sayang kita. Sayang Indonesia. Apa tandanya?
Dalam beberapa bulan ke depan, konstelasi politik di Bojonegoro akan mencapai puncaknya. Bupati Bojonegoro, Suyoto, secara resmi akan digantikan dengan sosok baru. Setidaknya, gambaran itulah yang kini mulai terlihat di jalan-jalan, baliho, selebaran, hingga berbagai bentuk kampanye di kalender. Tentu, hal itu menarik menjadi kajian bersama.
There’s no life without sport and no sport without competition (Randeep Hooda). Tidak ada hingar bingar dan kemeriahan yang berlebih. Penonton minim, tidak banyak liputan media massa, serta hadiah pemenang yang ekonomis. Itulah sekilas gambaran kompetisi internal Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bojonegoro yang baru saja usai. Gambaran sama mungkin juga terjadi pada kompetisi internal Askab atau Asosiasi Kota (Askot) PSSI di daerah lain.
Sejak dahulu kala, pencak silat dipandang hanya memiliki ajaran potensi pengembangan fisik. Ada kecenderungan bahwa hanya pendidikanlah yang mampu membentuk kepribadian. Begitu juga dengan yang sedang berlatih silat, dengan sadar mereka hanya merasakan letih ketika berlatih atau pingsan karena pukulan.