#blokBojonegoroTV
Banjir Bandang Terjang Desa di 3 Kecamatan
Banjir Bandang Terjang Desa di 3 Kecamatan
Banjir Bandang Terjang Desa di 3 Kecamatan
Hujan deras mengguyur Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (29/11/2020) sore hingga petang. Hujan yang turun dengan intensitas yang cukup deras tersebut mengakibatkan dua desa di Kecamatan Malo terkena banjir Bandang.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bojonegoro bagian Timur, khususnya di wilayah Kecamatan Sumberrejo dan Kanor pada Rabu (28/10/2020) sore hingga kemarin petang, mengakibatkan Sungai Mengkuris yang melintasi dua Kecamatan itu meluap.
Hujan deras memicu terjadinya banjir di sejumlah wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa 27 Oktober 2020. Bencana tersebut diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah selatan Bojonegoro mulai sore tadi.
Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mulai memetakan wilayah rawan bencana. Dari data tersebut, hampir seluruh Kecamatan di Bojonegoro masuk dalam wilayah rawan bencana saat musim penghujan.
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (2/10/2020) sore tadi, menyebabkan sejumlah jalan protokol di Kota Bojonegoro tergenang. Selain itu, dilaporkan sejumlah pohon tumbang di Kecamatan Temayang.
Ketinggian air Bengawan Solo, Jumat (10/4/2020) sempat naik cukup signifikan sampai masuk siaga hijau dengan Tinggi Muka Air (TMA) di papan duga Kota Bojonegoro di titik 13.74 phielscaal.
Hujan yang turun beberapa hari di sejumlah wilayah membuat tinggi muka air (TMA) bengawan solo mulai naik cukup signifikan. Jumat (10/4/2020) pagi pukul 06.00 Wib, TMA di Kota Bojonegoro sudah masuk siaga hijau.
Hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Bojonegoro bagian selatan, Selasa (7/4/2020) sore mengakibatkan sungai anak kali pacal meluap, dan menggenangi pemukiman warga dan sejumlah akses jalan serta merendam kantor Puskesmas di Desa Gondang.
Air Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih naik cukup signifikan. Walaupun begitu, perlahan-lahan di sekitar hulu sungai terpanjang di Pulau Jawa itu telah turun.