Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, hari ini secara resmi memberangkatkan 792 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun 2025.
Tragedi kecelakaan laut di Maluku Tenggara menyebabkan dua mahasiswa asal Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) meninggal dunia.
Pada hari yang cerah di bulan Februari 2025, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mengakhiri program Kuliah Kerja Nyata (KKN) CERDAS yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Bertempat di Pondok An-Nahdloh, Tanjung Sepat, Selangor, Malaysia, program ini membawa dampak positif bagi santri dan santriwati pondok, terutama dalam peningkatan literasi, numerasi, dan wawasan kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini disambut dengan antusias oleh ibu-ibu PKK. Acara dimulai dengan sesi sosialisasi yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya media tanam yang berkualitas sebagai pondasi dalam bercocok tanam.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program akademik yang harus diikuti oleh mahasiswa semester 7 di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro. Dalam pelaksanaannya, KKN Kelompok 12 melakukan observasi yakni di DesaCengkir, Kecamatan Kepohbaru, selanjutnya pembentukan program kerja dan menjalankan sesuai timeline yang telah disepakati
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) di Desa Sidomlangean telah menyelesaikan berbagai proyek yang bertujuan untuk meningkatkan citra dan memajukan desa ini. Melalui pembuatan video profil, peta desa terbaru, dan website resmi desa, tim KKN UNUGIRI berperan aktif dalam mengoptimalkan teknologi informasi yang bermanfaat bagi pembangunan desa.
Kelompok 10 KKN Pengabdian Inovatif Nasional Terintegrasi dengan Aswaja dan Representasi MBKM (Pintar) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro Jawa Timur mengadakan pelatihan Digital Marketing dan sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB), untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Simorejo.
Pada hari Senin, (6/1/2025) Januari 2025, tepatnya pukul 13.00 WIB, SD Negeri Sukorejo menjadi tempat diselenggarakannya kegiatan pembekalan materi tentang digital marketing dan pelatihan pembuatan buket. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu kader PKK desa Sukorejo dan seluruh mahasiswa KKN kelompok 16. Melihat tingginya tingkat keterlibatan ibu-ibu PKK desa Sukorejo dalam dunia media sosial, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih mendalam tentang pemanfaatan media sosial untuk pemasaran produk. Dengan demikian, para ibu-ibu PKK diharapkan dapat menghasilkan pemasukan tambahan melalui penggunaan platform digital.