Komisi C DPRD Bojonegoro mendesak RSUD Temayang segera beroperasi. Sebab, bangunan yang menelan anggaran sekitar Rp74,3 Miliar ini telah rampung dibangun. Namun, tak segera beroperasional.
Setelah dibuka pendaftaran beberapa hari, akhirnya kuota 36 tim atau kelompok akan "bertarung" dalam kontes memasak, tepatnya Lomba Ngliwet PCNU Bojonegoro, Minggu (9/11/2026) besok pagi.
Dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2025, Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Bojonegoro sukses menggelar rangkaian lomba Santrifest 2025 yang diikuti oleh para pelajar dan santri dari berbagai lembaga pendidikan di Bojonegoro.
Ada lima lokasi yang jadi tujuan program "Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama (NU)" oleh PCNU Bojonegoro bersama perwakilan Banom dan Lembaga, dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Lokasi ke empat ziarah muassis Nahdlatul Ulama (NU) oleh PCNU Bojonegoro bersama perwakilan Banom dan Lembaga, sampai di pesarean Almaghfurlah KH. Bisri Syansuri, Sabtu (1/11/2025) siang.
Tuntas dari pesarean Syaichona Moh. Cholil Bangkalan dan Ponpes Tebuireng berziarah di Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari, peserta ziarah muassis NU dari PCNU Bojonegoro beserta Banom dan Lembaga menuju ke Kediri.
Tepatnya berziarah di area pesarean aulia di Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Di lokasi tersebut, disareaken KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek, KH. Achmad Siddiq dan salah satu tokoh pendirian awal NU Bojonegoro, KH. Rohmad Zubair.
Tujuan kedua ziarah muassis Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar PCNU Bojonegoro bersama perwakilan Banom dan Lembaga, berada di kompleks pesarean Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng. Yakni di pesarean Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari.
Di sebuah sudut tenang Desa Dologgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, goresan kuas spons berpadu dengan aroma malam panas yang menyengat dan kepulan asap tipis mengiringi tangan-tangan perempuan desa yang tekun menorehkan malam di atas kain putih. Dari sanalah lahir karya bernilai tinggi Bernama Batik Sekar Rinambat, batik dengan motif bunga merambat yang melambangkan ketekunan, harapan, dan semangat untuk tumbuh bersama.
Tujuan pertama kegiatan PCNU Bojonegoro beserta Banom dan Lembaga "Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama (NU)" diawali dari pesarean Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.
Tampak, Jumat (31/10/2025) malam, puluhan peserta dari pengurus harian PCNU Bojonegoro, Banom dan Lembaga, telah sampai di kompleks Pesarean Mbah Cholil di Madjid Agung Bangkalan, Madura. Dipimpin ketua rombongan KH. Saeful Hidayat al Tambakrejo.